Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Proyek Revitalisasi Stadion Senilai Rp273 Miliar Dilelang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Proyek revitalisasi Stadion Sangkuriang di Kota Cimahi akhirnya dilelangkan. Pagu anggaran untuk merevitalisasi stadion bersejarah itu mencapai Rp273 miliar lebih.
"Lagi proses pelelangan, sudah tayang," kata Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pada Setda Kota Cimahi, Iyun Sapta Mulyana.
Seperti diketahui, Stadion Sangkuriang dibangun era Bupati Bandung Kolonel RH Lili Sumantri, yang kemudian diresmikan pada 28 Agustus 1974 oleh Gubernur Jawa Barat kalau itu, yakni GP Solihin. Saat itu Cimahi masih menjadi bagian dari Kabupaten Bandung.
Sempat mengalami masa keemasan era tahun 1990-an, nasib Stadion Sangkuriang mulai menggantung ketika permasalahan menerpa Perusahaan Daerah Jati Mandiri (PDJM), perusahaan daerah milik Pemkot Cimahi yang kalau itu mengelola stadion tersebut.
Revitalisasi Stadion Sangkuriang pun direncanakan sejak beberapa tahun lalu, namun selalu batal lantaran terkendala biaya. Program pembangunan tersebut masuk janji politik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi periode 2017-2022.
Iyun mengatakan, jika berjalan lancar, proses lelang hingga ditetapkan pemenang proyek mencapai sekitar sebulan lebih. Lelang terbuka untuk semua perusahaan yang memenuhi kualifikasi.
"Dikisaran sebulan (proses lelang). Pertengahan Oktober kalau lancar (selesai lelang)," ujar Iyun.
Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi, Budi Raharja menjelaskan, nilai pagu untuk merevitalisasi Stadion Sangkuriang mencapai Rp273 miliar lebih.
Namun pagu anggaran yang bersumber dari bantuan Pemprov Jabar tersebut dibagi ke dalam dua tahap. Yakni Rp110 miliar untuk tahun 2021 dan sisanya sebanyak Rp163 miliar direncanakan tahun depan.
"Nilai kontrak Rp275 miliar tapi dibagi dua. Tahun ini Rp110 miliar tahun depan Rp263 miliar sesuai bantuan dari Pemprov Jabar," terang Budi.
Budi berharap proses lelang berjalan lancar sehingga kontruksi pembangunannya bisa segera dimulai. "Kalau jadwal itu sampai 20 Oktober itu tuntas (lelangnya). Gak ada perubahan (sesuai rencana)," ujarnya.
Ia menambahkan, pada tahap pertama pembangunan tersebut dimulai pada pengerjaan basement. Pada tahap kedua nanti, berlanjut pada pembangunan tribun dan yang lainnya.
"Dalam pembangunan yang dibagi pada dua tahap tersebut, proses finishing itu di tahun depan," katanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan