Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Optimisme Petani Kangkung di Pengambengan, Meski Hasil Minim
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Di saat kondisi seperti ini, tidak sedikit orang harus beralih profesi. Namun berbeda dengan yang dilakukan oleh pemilik lahan usaha kangkung Misbah (65) dan anaknya Muhammad Ali Imron (36) di Banjar Kepala Balian, Desa Pengambengan yang tetap mempertahankan lahan sebagai petani kangkung di lahan seluas 8 are.
Sebagai petani tanam palawija berupa kangkung Muhammad Ali Imron bersama ayahnya tak pernah surut menanam kangkung. Walau di bilang hasil tak seberapa, ia masih teguh tak harus surut melakoni hidup sebagai seorang petani.
Muhammad Ali Imron menjelaskan, sistem petani kangkung adalah model tanah petak dengan masa panen 20-25 hari. Sudah hampir 15 tahun ia menggeluti usaha petani kangkung. Jika kangkung bagus maka akan menghasilkan nominal keuntungan Rp1 juta itupun juga belum termasuk pembelian bibit dan pupuk. Hasil panen sudah ada yang mengambil serta mengikat untuk langsung dipasarkan.
"Kesulitan para petani usaha kangkung adalah di saat membajak tanah sawah, masih dengan sistem tradisional menggunakan pacul. Sebenarnya menggemburkan tanah yang baik menggunakan traktor kecil untuk bajak sawah seluas 8 are ini," jelasnya.
Selain petani kangkung, ia juga memelihara kambing berjumlah 4 ekor yang terdiri dari 2 pejantan dan 2 betina yang fungsinya mengantisipasi ketika kangkung yang rusak bisa dipakai pakan kambing. Dan kambing peliharaan juga dijual, biasanya di saat musim hari raya qurban.
"Sebagai petani kangkung yang hasilnya juga kurang mencukupi malah bisa menjadi pekerja serabutan. Karena saat tanam kangkung kesulitannya adalah ketika musim penghujan dimana hasil tak bagus juga sawah sampai terendam banjir," keluhnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan