Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sampai Triwulan III Nilai MCP Denpasar Capai 85,59 Persen
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menindaklanjuti Surat Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Nomor: B/5276/KSP.00/7076/2021, Pemerintah Kota Denpasar menggelar rapat monitoring dan evaluasi Monitoring Centre for Prevention (MCP) 2021. Sampai Triwulan III Tahun 2021. Nilai MCP Pemerintah Kota Denpasar sudah mencapai nilai 85,59 persen.
Monev MCP ini dihadiri Pj. Sekda Kota Denpasar I Made Toya, Kasatgas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah V.1 KPK RI Ismail Hindersah, PIC Wilayah Bali Satgas V.1 Pencegahan Korwil V KPK RI, Handayani dan OPD terkait dengan penerapan disiplin protokol kesehatan dilaksanakan pada Senin (4/10) di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar.
Kasatgas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah V.1 KPK RI Ismail Hindersah mengatakan tujuan kegiatan ini yaitu membahas capaian terkait MCP dengan mengutamakan pembahasan mengenai pembenaan aset milik daerah dan upaya meningkatkan pendapatan dari sektor pajak daerah selain mencegah kebocoran di area belanja barang dan jasa serta serta mendorong di area pendapatan daerah untuk meningkatkan operasional pemerintahan.
"Terkait nilai MCP, saya mengapresiasi pemerintah Kota Denpasar dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat termasuk dalam pencapian dalam 8 area intervensi dimana niilai dalam MCP yang diraih Pemkot Denpasar merupakan kondisi real dan sesuai kondisi di pemerintah Kota Denpasar," ujar Ismail Hindersah.
Pj. Sekda Kota Denpasar I Made Toya mengucapkan terimakasih atas bimbingan dan arahan dari KPK dimana Bali sendiri, nilai MCP Kota Denpasar Triwulan III tahun 2021 sebesar 85,59 persen tersebut menduduki peringkat ke-2 dari seluruh pemerintah daerah se-Bali per 3 Oktober dan Pemkot Denpasar akan berusaha meningkatkan nilai sampai akhir tahun ini.
"Pemerintah Kota Denpasar akan terus meningkatkan capaian MCP di 8 area intervensi dan juga melakukan berbagai terobosan ataupun inovasi untuk mempersempit celah untuk melakukan tindakan korupsi, salah satunya dengan melakukan pengalihan sistem dari sistem manual ke digitalisasi," ujar Made Toya.
Lebih lanjut Made Toya, mengatakan capaian ini hendaknya tidak membuat jajaran pegawai di Pemkot Denpasar merasa puas. Sebaliknya capaian ini menjadi pemacu semangat untuk terus berupaya mempertahankan bahkan meningkatkan di tahun mendatang.
"Harapan kedepan agar tidak terlena akan capaian yang tinggi tetapi tetap berbenah di tahun mendatang dan juga bukan sekedar mencari nilai tetapi kepuasan masyarakat dengan pelayanan pemerintah Kota Denpasar," ujarnya.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan