Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
7 Manfaat Rambut Kemaluan Bagi Kesehatan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Rambut kemaluan ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan. Meski letaknya tersembunyi pada area sensitif, rambut kemaluan juga berperan penting untuk kesehatan area kelamin.
Dikutip dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), sedikitnya ada tujuh manfaat rambut kemaluan. Di antaranya:
1. Melindungi area kelamin dari benturan hingga infeksi
Rambut kemaluan memiliki fungsi bantalan sehingga melindungi kelamin dari benturan saat berolahraga seperti bersepeda, serta menghadang masuknya jamur dan benda asing lainnya yang bisa menyebabkan infeksi.
2. Mengurangi risiko penularan Infeksi Menular Seksual (IMS)
Mencukur bulu kemaluan meninggalkan sedikit luka yang membuat infeksi lebih cepat menyebar. Adanya bulu kemaluan setidaknya membuat perpindahan infeksi jadi lebih sulit.
3. Melindungi gesekan saat berhubungan intim
Seperti rambut lainnya, rambut kemaluan juga memproduksi minyak alami yang berfungsi sebagai pelumas kulit sehingga dapat mengurangi gesekan saat berhubungan intim.
4. Mencegah iritasi kulit
Tanpa bulu kemaluan, kulit kelamin bersentuhan langsung dengan pakaian yang dikenakan dan menimbulkan gesekan dari pergerakan tubuh. Adanya rambut kemaluan menjaga area kulit kelamin dari gesekan yang bisa menimbulkan ruam, memerah bahkan iritasi.
5. Memberi kehangatan
Bulu-bulu di area genital juga berfungsi untuk menjaga suhu pada bagian kelamin agar tetap hangat.
6. Menyerap keringat
Saat berolahraga, area kelamin pun berkeringat dan bisa membuat celana tampak basah. Biarkan rambut kemaluan tumbuh dan melakukan tugasnya untuk menyerap keringat.
7. Sebagai simbol dari proses kematangan seksual (pubertas)
Tumbuhnya rambut memilki arti bahwa seseorang sedang menjalani proses di mana organ kelamin memiliki fungsi-fungsi seksual. Oleh karena itu, kesehatannya perlu senantiasa dijaga.
Meski begitu perlu juga diketahuk bahwa tidak mencukur bulu kemaluan bukan berarti membiarkannya tumbuh tanpa perawatan.
Kesehatan dan kebersihan rambut kemaluan harus tetap dijaga agar fungsi utamanya tetap berjalan baik.
Rambut kemaluan tetap perlu dicukur sesekali menggunakan gunting, tapi sisakan 1-2 cm agar kesehatan area kelamin tetap terlindungi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan