Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Seorang Remaja Diperkosa dan Dibunuh 3 Temannya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang siswi berusia 13 tahun diduga diperkosa dan dibunuh oleh tiga temannya dan kemudian mayatnya dibuang ke tumpukan sampah. Menyadur The Sun Kamis (14/10/2021), korban, yang diidentifikasi oleh media Meksiko sebagai Rosa Isabel MC, ditemukan tewas di kota Ciudad Juárez,Texas.
Rosa diduga diperkosa dan dibunuh, dan jasadnya ditemukan terbungkus seprai dan plastik di tanah kosong pada Kamis (30/10/2021).
Outlet berita Meksiko Debate melaporkan jika remaja tersebut dinyatakan kekurangan oksigen hingga akhirnya tewas. Setelah jasad Rosa ditemukan, polisi Meksiko akhirnya menangkap tiga anak di bawah umur pada hari Selasa (12/10/2021).
El Diario melaporkan bahwa ketiga remaja tersebut mengaku kepada polisi bahwa mereka telah membunuh Rosa, yang dikenal oleh teman-temannya sebagai Rosita.
Ketiga remaja tersebut juga mengaku melakukan pelecehan seksual dan kemudian mencekiknya.
Mereka dibawa ke hadapan hakim Mariano Moctezuma Castillo, yang mendakwa mereka dengan pembunuhan dan pemerkosaan yang diperparah, menurut Pengadilan Tinggi Kehakiman negara bagian Chihuahua kemudian mendakwa ketiga remaja tersebut melakukan pembunuhan dan pemerkosaan.
Hakim Mariano Moctezuma Castillo memutuskan untuk menahan ketiga remaja tersebut sambil menunggu persidangan selanjutnya. Kasus tersebut memicu kemarahan warga setempat dan menuntut keadilan bagi Rosita. Keluarga dan teman-teman gadis itu mengungkapkan rasa kehilangan.
Rosita dimakamkan di pemakaman gereja Santa María de la Montaña. Sebelum dikebumikan, jenazahnya juga dibawa ke Sekolah Menengah Teknik Nomor 41 di Enrique Guzman, untuk terakhir kalinya.
"Panggilan ini untuk seluruh masyarakat, banyak dukungan diperlukan dari otoritas pengawasan. Kepada orang tua, bantu kami untuk merawat anak-anak Anda sebanyak mungkin, ini adalah pertarungan yang sangat sulit dan tidak setara," jelas Coronel Sosa, Kepala Sekolah Antonio Menengah Teknik Nomor 41.
Menurut informasi dari Kantor Kejaksaan Khusus untuk Perempuan, sejauh tahun ini ada 143 perempuan telah dibunuh di Ciudad Juárez.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan