Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Viral Motor Scoopy Digantung di Atas Pohon
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beredar sebuah video yang memperlihatkan sepeda motor scoopy digantung di atas pohon mendadak viral di media sosial. Usut punya usut, alasan sepeda motor scoopy itu digantung lantaran pemilik motor tersebut terciduk memperjualbelikan sabu-sabu atau narkoba.
Warga yang emosi karena melihat pemilik motor melakukan transaksi barang yang diharamkan. Lantas memutuskan untuk menggantung motor pemilik sabu-sabu itu di atas pohon.
Pemandangan unik tersebut berhasil terekam dalam unggahan video di akun instagram @andreli48.
"Diduga pemilik transaksi sabu-sabu, motor digantung warga. Gampong alue brawe basmi narkoba mantap," ujar keterangan caption akun tersebut.
Motor scoopy itu diikat dan digantung dengan tali yang besar di sebuah pohon kelapa. Alhasil, pemandangan tak biasa itu ramai jadi tontonan warga setempat.
Diketahui berdasarkan keterangan tertulis akun ini menyebutkan peristiwa itu terjadi di Desa Dusun Teupin Bugeng, Gampong Alue Beurawe, Kota Langsa, Aceh.
Sayangnya, pemilik motor yang jadi pengedar sabu-sabu tersebut berhasil kabur. Sehingga warga tidak bisa membawa pelaku kepada pihak berwajib.
Sementara itu, warganet yang menyaksikan video ini turut mengomentari kejadian tersebut. Menurut salah satu warganet, pelaku masih beruntung kendaraannya tidak sampai dibakar oleh warga setempat.
"Iseh mending (motor) digantung ora dibakar karo warga," ujar akun @ultramilk**.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan