Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Temuan Bayi Tergeletak di Bawah Nisan Kuburan
BERITABALI.COM, NTB.
Warga Dusun Tomang-Omang, Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki di areal pekuburan Ketapak yang berada di dusun setempat.
Bayi tanpa pakaian tersebut ditemukan tergeletak di bawah nisan dengan posisi melintang, dan di atas kepala ditemukan dua helai kain yang ada bercak darah. Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh penjaga makam atas nama Sahar alias Amaq Rohimah, tepatnya pada Senin (25/10) sekitar pukul 16.00 WITA.
Kapolsek Praya Barat, AKP Heri Indarto menjelaskan, awalnya saksi yang merupakan penjaga makam melakukan kegiatan sehari-hari yakni menyapu areal pemakaman. Saat sedang menyapu, dia mendengar suara tangisan yang dikiranya suara anak kucing.
“Sehingga saksi mendekat ke arah suara di dekat makam,” ujar Heri.
Saksi terkejut melihat sosok bayi tanpa pakaian diletakkan di bawah nisan dengan posisi melintang, yakni kepala ke arah timur, kaki ke barat dan di atas kepala ditemukan dua helai kain yang ada bercak darah.
Selanjutnya saksi mengambilnya dan membungkusnya dengan kain yang ada tersebut. Bayi tersebut berencana akan dibawa pulang. Namun di tengah perjalanan, saksi diberhentikan oleh masyarakat yang merasa heran dan mempertanyakan apa yang dibawa saksi.
“Saksi kemudian menjawab itu anak bayi yang ditemukannya di makam,” tutur Kapolsek.
Masyarakat kemudian menyarankan saksi melapor ke Kepala Dusun Tomang-omang, dan bersama-sama membawa bayi tersebut ke Polindes untuk ditangani dan dirawat oleh Bidan Desa.
Selanjutnya bayi itu dengan menggunakan mobil ambulans desa dibawa ke Puskesmas Mangkung untuk mendapatkan pertolongan medis yang lebih intensif. Polisi telah memeriksa saksi kejadian tersebut serta kepala dusun.
Diterangkan, ciri- ciri bayi yang ditemukan memiliki organ tubuh kaki dan tangan lengkap dan sempurna serta dalam kondisi sehat, tali pusar kurang lebih sekitar 10 centimeter.
“Dan pada saat ini bayi tersebut dirawat intensif di Puskesmas Mangkung,” jelas Heri.
Penyidik Polsek sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut guna menemukan pelaku yang telah membuang dan menelantarkan bayi tersebut. Koordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Lombok Tengah juga dilakukan untuk proses lebih lanjut.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan