Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Bakamla RI Bentuk Relawan Penjaga Laut Nusantara
Jaga Keamanan Laut Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bantu pengamanan laut di wilayah kelautan Kabupaten Karangasem, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI membentuk Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala).
Tim Rapala yang berjumlah sekitar 30 orang personel tersebut diresmikan langsung oleh Direktur kerjasama Bakamla, Laksamana Pertama Sandy Muchjidin Latief pada Rabu (27/10/2021) yang bertempat di Vila Taman Surgawi Ujung, Karangasem yang dihadiri oleh Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa menjelaskan bahwa Kabupaten Karangasem memiliki panjang pantai sejauh 87 km yang membentang dari kecamatan Manggis, Kecamatan Karangasem, Kecamatan Abang sampai dengan Kecamatan Kubu dengan berbagai potensi pariwisata bahari dan perikanan tangkap.
Selain potensi yang ada juga terdapat celah negatif seperti kemungkinan masuknya orang dan barang secara ilegal, Kejahatan keimigrasian dan kejahatan lainnya. Oleh sebab itu, peran masyarakat pesisir sangatlah diperlukan dalam menjamin keamanan dan kedaulatan wilayah pantai, khususnya di Kabupaten Karangasem.
"Untuk mewujudkan hal tersebut, masyarakat pesisir harus dilembagakan dan didukung dengan pengetahuan keterampilan serta sarana dan prasarana yang memadai," kata Arta Dipa.
Dirinya berharap bahwa dengan pembentukan Relawan Penjaga Laut (Rapala) Nusantara ini bisa menciptakan keamanan dan kenyamanan dalam berbagai aktivitas di pesisir pantai seperti aktivitas pariwisata dan yang lainnya khususnya di Kabupaten Karangasem.
Sementara itu, Direktur kerjasama Bakamla, Laksamana Pertama, Sandy Muchjidin Latief menerangkan bahwa Kabupaten Karangasem terletak di ujung timur pulau Bali, pintu masuk dan keluar alur laut kepulauan Indonesia atau Alki 2 pada Selat Lombak dan menghadap kangsung ke Samudra Indonesia, dengan luas wilayah mencapai 839,54 Km persegi dan mempunyai pantai dengan panjang 87 Km serta potensi kawasan wisata.
Maka, dapat dikatakan bahwa Kabupaten Karangasem memiliki karakteristik kabupaten maritim. Beberapa potensi yang ada di perairan Karangasem yakni maraknya pelanggaran hukum dan musibah diantaranya, penangkapan ikan secara ilegal, kecelakaan musibah kapal tenggelam dan banyak lagi yang membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah.
Berdasarkan potensi ancaman tersebut dan keselamatan di perairan Kabupaten Karangasem, maka Bakamla RI memandang perlunya membentuk Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala).
"Harapan kami Rapala yang terbentuk bisa memberikan manfaat yang sebesar besarnya dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut di Karangasem ini," ujarnya.
Para calon Rapala terlebih dahulu akan diperiksa kondisi kesehatan dan swab antigen oleh tenaga kesehatan Bakamla RI dan selanjutnya para calon Rapala akan mendapatkan pembekalan klasikal dan lapangan selama dua hari.
Adapun relawan yang ditunjuk pada hari ini selanjutnya akan ditetapkan dan disahkan dengan keputusan Bakamla RI serta akan diberikan atribut serta kartu anggota rapala Dirinya berharap rapala yang terbentuk bisa bermanfaat bagi masyarakat dan bisa mengimplementasikan ilmunya dengan sebaik baiknya, tidak menyalahgunakan atribut yang di berikan serta selalu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Karangasem.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4407 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2066 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1948 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1596 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1438 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan