Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Penanaman Padi Merah Lokal Munduk M5 Dilanjutkan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng kembali melakukan percobaan penanaman padi merah lokal Munduk yang sebelumnya telah disemai menggunakan radiasi nuklir.
Kegiatan penanaman padi itu berlangsung beberapa hari yang lalu di Subak Babakan Desa Sambangan. Dikonfirmasi via telepon, Selasa, (2/11), Kadis Pertanian Buleleng, Ir. I Made Sumiarta mengakui bahwa penanaman padi merah lokal Munduk sudah dilakukan dan kegiatan itu merupakan program lanjutan kerjasama Distan Buleleng dengan Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR).
“Penanaman padi merah kali ini adalah yang kelima atau M5 kami lakukan di Subak Babakan Sambangan. Jadi dengan pemuliaan M5 ini kami ingin mencari hasil yang terbaik,” terangnya.
Ditambahkan, pihaknya menilai hasil dari pemuliaan M4 belum signifikan antara keluarnya malai hingga pada saat panen. Terkait itu, Kadis Sumiarta melanjutkan pemuliaan padi hingga ke tahap M5. Tindakan ini dilakukan juga atas hasil koordinasi bersama Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).
Kadis Sumiarta meyakini berbagai langkah percobaan pemuliaan padi merah dengan radiasi itu nantinya akan menemukan hasil yang baik. Membutuhkan proses yang panjang untuk mencapai hasil yang terbaik.
“Kami terus melakukan percobaan radiasi nuklir ini, dengan radiasi pertumbuhan malai jadi lebih cepat, sehingga masa panen pun juga cepat,” tegasnya.
Ditambahkan, tujuan dari diterapkannya radiasi nuklir terhadap padi merah lokal Munduk itu adalah selain menciptakan kualitas padi yang terbaik, juga untuk mempercepat keluarnya malai dan masa panen.
Ke depannya, Kadis Sumiarta akan menyusun program radiasi nuklir untuk varietas tanaman lainnya. “Mungkin nanti ke depannya dengan tanaman holtikultura dan buah-buahan. Kita telah bekerjasama dengan BATAN, nanti pelaksanaan kegiatan radiasanya BATAN yang memberikan biaya,” pungkasnya.
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2602 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2258 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan