Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
PPKM Turun Level, Ekonomi Lokal Mulai Ada Pergerakan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Salah satu pelaku industri perbankan yang juga Direktur Utama BPR Kanti, Made Arya Amitaba mengatakan dampak penurunan level PPKM akan mengakibatkan pergerakan di ekonomi lokal sehingga sedikit tidaknya juga akan memberi dampak ke industri Perbankan.
"Tentu dapat dikatakan segala aspek terutama ekonomi lokal dipastikan akan bergerak," jelasnya, Rabu (17/11) di Sanur, Denpasar.
Melihat kesempatan tersebut tentu harus segera mungkin berbenah diri karena, jika dilihat era ekonomi Bali Bangkit misalnya telah di depan mata.
"Mau tidak mau, tentu harus dipersiapakan segala sesuatunya, dan ketika ada ekonomi Bali bangkit tentu kita telah siap secara lembaga untuk menyongsongnya," ujarnya.
Optimalisasi di BPR atau khususnya di BPR Kanti benar-benar dapat dioptimalkan melalui penyiapan perangkat, salah satunya SDM dalam menyongsong geliat ekonomi dalam kondisi saat ini bergerak secara lebih cepat.
"Dalam kondisi saat ini kita tidak hanya menunggu, Namun bagaimana nantinya dapat memotivasi teman-teman lain bahwa BPR Kanti tidak dapat bergerak sendiri," ungkapnya sembari menekankan saat ini semua pihak harus bergerak dan berkolaborasi.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2855 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun