Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pertama Kalinya AS Tunjuk Duta Besar Untuk Sudan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat telah menunjuk seorang duta besar untuk Sudan pertama kalinya dalam 25 tahun, setelah Washington meningkatkan perwakilan diplomatiknya di Khartoum.
Keputusan itu terjadi setelah AS meningkatkan perwakilan diplomatik di Sudan dari Kuasa Usaha menjadi duta besar.
Menurut Al-Arabiya, John Godfrey diangkat menjadi duta besar AS untuk Sudan pada Sabtu (27/11/2021). Ia menjadi duta besar AS pertama di Sudan sejak 1996.
Pada bulan Juli, majalah Foreign Policy melaporkan jika Godfey sebagai kandidat yang paling mungkin menjadi diplomat top AS di Sudan.
Pada pertengahan 2021, Godfrey adalah penjabat utusan kontraterorisme Departemen Luar Negeri AS dan utusan khusus untuk koalisi global melawan Daesh.
Sebelum menjadi dubes, Godfrey sempat memegang beberapa jabatan di Timur Tengah dan Afrika Utara, dan antara tahun 2013-2014, ia adalah kepala staf Wakil Menteri Luar Negeri AS.
Pengalaman Godfrey di wilayah Sudan disebut menguntungkan bagi AS saat negara itu sedang melakukan transisi menuju demokrasi di tengah pengaruh kekuatan regional.
Hubungan antara AS dan Sudan mulai memburuk pada awal 1990-an, setelah Presiden Omar al-Bashir mendukung kelompok-kelompok ekstremis. Sudan kemudian masuk dalam daftar negara yang mensponsori terorisme di AS, setelah pemerintah menetapkannya pada tahun 1993.
Negara di Afrika Bagian Utara tersebut akhirnya keluar dari daftar AS sampai Abdullah Hamdok mengambil alih kepala pemerintahan dua tahun lalu.
Washington menangguhkan kedutaannya di Khartoum pada tahun 1996, dan kemudian, pada tahun 1997, mantan Presiden AS Bill Clinton mengeluarkan perintah untuk memberlakukan sanksi ekonomi, keuangan dan perdagangan yang komprehensif di Sudan.
Setelah Abdalla Hamdok menjabat pada 2019, AS menghapus Sudan dari daftar terorisme dan Washington melanjutkan program bantuan untuk negara tersebut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan