Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Aktivitas Gunung Semeru Didominasi Gempa Guguran dan Erupsi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memantau gempa guguran dan erupsi terpantau masih terjadi di Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, selama sepekan terakhir. PVMBG mencatat tiga kali gempa guguran, pada Sabtu (11/12/2021).
"Pada hari ini pukul 00.00-06.00 WIB tercatat gempa guguran sebanyak tiga kali kejadian, amplitudo 2-3 mm dengan durasi 10-12,5 detik," kata petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru di Gunung Sawur, Liswanto seperti diberitakan Antara, Sabtu.
Aktivitas kegempaan di gunung berketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) ini adalah embusan sebanyak satu kali kejadian. Kemudian gempa tektonik jauh sebanyak satu kali. Status Gunung Semeru belum berubah, masih pada level II atau waspada.
"Secara visual Gunung Semeru tampak jelas dan asap kawah tidak teramati," tuturnya.
Sementara berdasarkan laporan aktivitas Gunung Semeru pada laman Badan Geologi Kementerian ESDM pada Jumat (10/12) terpantau gunung api jelas hingga berkabut, teramati asap kawah berwarna putih kelabu intensitas sedang hingga tebal, dengan ketinggian 500-1000 meter dari puncak, serta teramati api diam dan sinar di kawah.
Gempa vulkanik yang berkaitan dengan letusan, guguran, embusan asap kawah, aktivitas magma serta aktivitas tektonik tercatat satu kali gempa letusan atau erupsi, 15 kali gempa guguran, 23 kali gempa embusan, empat kali tremor harmonik, dan dua kali gempa tektonik jauh.
Masyarakat tidak boleh beraktivitas dalam radius 1 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru dan jarak 5 kilometer arah bukaan kawah di sektor tenggara - selatan, serta mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.
Liswanto juga mengimbau masyarakat perlu mewaspadai potensi luncuran di sepanjang lembah jalur awan panas Besuk Kobokan dan mewaspadai ancaman lahar di alur sungai yang berhulu di Gunung Semeru, mengingat banyak material yang sudah terbentuk.
Diberitakan sebelumnya, Dansatgas Semeru Kolonel Inf Irwan Subekti menyampaikan data terkini operasi pencarian korban bencana erupsi Semeru. Total selama sepakan operasi pencarian, telah ditemukan 45 korban meninggal. Sementara, 9 korban dilaporkan hilang.
Kemudian 19 korban mengalami luka berat dan 13 luka ringan. Sedangkan jumlah pengungsi saat ini mencapai 6.573 orang penyintas, tersebar di 124 titik pengungsian.
Sumber: Antara
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan