Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
FIFA Matchday, Shin Tae-yong ke Bali Cari Calon Timnas Indonesia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Shin Tae-yong, Pelatih Tim Nasional Indinesia segera berangkat ke Bali. Hal ini Dilakukan dalam rangka mencari pemain-pemain untuk membela skuad Garuda di FIFA Matchday.
Keberangkatan ke Bali direncanakan 13 Januari 2022. Tim yang berangkat adalah Shin Tae-yong bersama asisten pelatih timnas Indonesia. Momentum Shin Tae-yong berangkat ke Bali dilakuakn karena series keempat Liga 1 2021/2022 digelar di Pulau Dewata sejak 5 Januari sampai 18 Februari, tepatnya di Stadion I Gusti Ngurah Rai.
Pertandingan FIFA Matchday sendiri akan digelar pada 24 Januari sampai 1 Februari 2022.Dalam agenda FIFA Matchday itu, Shin Tae-yong tidak akan memanggil pemain-pemain luar negeri ke timnas Indonesia. Pelatih berdarah Korea Selatan itu akan menggunakan jasa pemain-pemain lokal yang bertanding di Liga 1 2021/2022.
"Rencananya terdekat kami akan melakukan pemantauan di Bali dan kegiatan terdekat timnas Indonesia adalah FIFA Matchday,” ucap asisten pelatih timnas Indonesia, Nova Arianto, kepada wartawan
Dalam agenda FIFA Matchday, timnas Indonesia kemungkinan akan menghadapi Bangladesh dan Brunei Darussalam.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1987 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun