Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Viral Isu Upin-Ipin Dunia Nyata, Pihak Produksi Berikan Klarifikasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Baru-baru ini tersebar video pendek yang menunjukkan makam dua orang anak kecil dengan batu nisan bertuliskan Upin dan Ipin. Video tersebut lantas menimbulkan banyak asumsi dan mengkaitkannya dengan serial animasi Upin dan Ipin
Pihak produksi kartun Upin dan Ipin akhirnya memberikan klarifikasi. Terlebih tentang alasan dari kedua bocah yatim piatu dan memiliki kepala botak plontos. Semua reka adegan cerita juga tidak ada sangkut paut dengan kehidupan seseorang. Melainkan memang hanya kebutuhan semata-mata hiburan namun sarat akan makna bermanfaat.
“Semua cerita Upin & Ipin adalah rekaan semata-mata dan ditulis sepenuhnya oleh Les' Copaque Production,” tulis cuitan twitter @lescopaque, Senin (17/1/2022).
“Tidak diambil atau diinpirasi dari kisah sesiapa yang masih hidup mahupun yang telah tiada,” tulis cuitan tersebut.
Ide cerita yang berkesan senang dan candaan saja, ternyata memiliki banyak makna dan pengertian yang bermanfaat. Apalagi, beberapa pemeran seperti Opah dan Tok Dalang yang sering menginspirasi.
Sering muncul pertanyaan kenapa Upin dan Ipin Yatim Piatu. Les Copaque juga menjawab itu secara detail. Mereka membeberkannya soal apa alasan Upin dan Ipin Yatim Piatu.
“Ketika Upin & Ipin Musim 1 disiarkan di TV9, merupakan projek sampingan saja. Oleh kerana kesuntukan masa dan kekurangan tenaga kerja, tiada watak baru dihasilkan dan LCP memilih untuk menjadikan Upin dan Ipin anak yatim piatu,” tulis @lescopaque.
Kebotakan yang dialami dua bocil ini juga bukan karena adanya penyakit. Sekali lagi, kisah Upin dan Ipin ini bukanlah mengangkat dari kisah perorangan.
Ternyata ada alasan mengapa karakter dua adik kecil Kak Ros ini botak. Sebab, demi mempercepat proses pembuatan simulasi rambut yang nantinya malah akan memakan waktu panjang lagi.
“Begitu juga ketika Upin & Ipin Musim 1 dihasilkan, pihak LCP terpaksa memendekkan kos dan mempercepatkan proses pembuatan. Nak buat rambut (hair simulation) ketika itu terlalu memakan masa. Maka, Upin dan Ipin direka botak tetapi Upin ada sehelai rambut,” tulis penjelasan @lescopaque.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan