Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pilkada di Tengah Ketidakpastian Pandemi, Begini Kata Akademisi

Jumat, 21 Januari 2022, 23:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pilkada di Tengah Ketidakpastian Pandemi, Begini Kata Akademisi.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Akademisi dari Fakultas Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Udayana, Edward Thomas Lamury Hadjon, SH, LLM mengungkap sejumlah catatan agar nantinya pelaksanaan Pilkada berjalan dengan baik dan sukse di tengah kondisi ketidakpastian penyebaran Virus Covid-19.

Menurutnya, Pemerintah dan masyarakat setidaknya harus mampu saling bersinergi serta menyosialisasikan tujuan dari Pemilihan umum tersebut.

"Memang memilih untuk pemimpin, tetapi seperti apa dalam hal ini. Jadi, masing-masing pilihan tersebut telah ditentukan oleh diri sendiri," katanya.

Kalaupun Pemeritah kurang dapat dipercaya dalam kondisi Pandemi. dalam hal ini harus tetap memiliki kesadaran bahwa Pemilihan kepala daerah sangat penting.

"Apalagi dalam kondisi Pandemi tentu harus tetap memiliki kesadaran memilih kepala daerah tentu sangat penting," ujarnya.

Dari pengamatannya, masyarakat malas turut serta dalam perhelatan Pemilu karena di benak mereka menyebut Pemerintahan sama saja semua dan belum medapat dipercaya sampai saat ini. Selain itu kondisi ekonomi Bali juga masih dalam kondisi seperti saat ini. Menurutnya, 

Pemerintah dalam hal ini harus sedikit berhati-hati, cerdik dan cermat khususnya dalam upaya membangun kesadaran masyarakat untuk melaksanakan Pilkada nantinya. 

Sedangkan bagi masyarkat juga harus sadar sendiri. Pemilu adalah Pesta Demokrasi yang merupakan pestanya masyarakat itu sendiri.

"Jangan sampai masyarakat tidak memilih karena dengan tidak memilih tersebut malah akan menimbulkan penyesalan lebih dalam lagi. Karena, jika tidak menentukan siapa pemimpin akhirnya malah akan menyesal.Terutama kepada pemilih-pemilih muda harus memilih memang karena pilihannya bukan karena ikut-ikutan," pungkas Hadjon.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami