Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 18 Oktober 2026
Viral Kuliner Khas Toraja Pa'piong Terjual Rp100 Juta di Timika
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pa'piong adalah makanan khas Toraja yang bisa didapatkan secara cuma-cuma di Toraja. Namun ternyata di daerah lain, makanan ini dijual dengan harga yang bikin geleng-geleng kepala.
Di Papua, misalnya. Pa'piong dilelang dengan harga fantastis. Mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta.
Hal tersebut terlihat pada acara natal Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Timika. Satu batang Pa'piong dihargai dengan harga hingga Rp100 juta.
Dalam video siaran langsung yang diupload akun Ruth Susanty di akun Facebooknya, terlihat pihak panitia sedang melelang satu batang bambu Pa'piong daging babi. Harga langsung dimulai dari Rp10 juta.
"Hanya ada di Timika. Harga Pa'piong sanglampa (satu batang) Rp10-100 juta," tulis akun tersebut.
Kendati mahal, peserta natal sangat antusias mengikuti lelang tersebut. Mereka bahkan berlomba-lomba melakukan penawaran sampai ratusan juta.
Banyak warganet yang merasa penasaran seenak apa harga Pa'piong yang dijual dengan harga ratusan juta itu. Sebab di Toraja makanan ini hampir setiap hari ditemui dan gratis jika berkunjung ke rumah warga.
"Pa'piong rasa bagaimana sampai dilelang ratusan juta. Lelang sultan," tulis akun Helena.
Banyak juga warganet yang menjelaskan bahwa harga Pa'piong di Papua jelas lebih mahal, sebab harga satu ekor babi saja disana bisa mencapai Rp35 juta. Sementara di Toraja hanya sekitar Rp5 juta per ekor.
Ya, seperti diketahui, bagi warga Toraja, Pa'piong akan selalu jadi menu utama di setiap kegiatan, baik perkawinan, kematian, maupun syukuran.
Pa'piong pada umumnya berbahan dasar daging babi yang dimasak menggunakan bambu. Bisa juga menggunakan ikan mas atau ayam kampung.
Daging tersebut kemudian dicampur dengan sayur miana atau Coleus Blumei dan bumbu rempah-rempah lainnya, seperti bawang, cabai, jahe dan serei. Lalu kemudian dibakar menggunakan api besar hingga matang.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4467 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2107 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2012 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1642 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1481 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan