Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pangkostrad Maruli Titip Program Pengadaan Air Jadi Prioritas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak yang kini menjabat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat atau Pangkostrad, mengingatkan agar program pengadaan air bersih di daerah-daerah tetap menjadi prioritas Kodam IX/ Udayana.
Pengadaan air bersih itu telah menjadi programnya selama menjabat sebagai Pangdam IX/ Udayana dengan wilayah teritorial Provinsi NTT, NTB dan Bali. Di tiga Provinsi tersebut, dia telah membangun ratusan banyak titik air dengan konsep pompa hidram.
"Seharusnya ini akan berlanjut ya, karena kami juga sudah mempresentasikan saat kunjungan Wapres di NTT itu ada petunjuk dari Presiden, supaya mengatasi tentang stunting," ujarnya dalam jumpa pers Senin 24 Januari 2022 di Media Center Korem 163/ Wira Satya, Jalan Melati, Denpasar.
Menurutnya, ketersediaan air menjadi kunci kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dengan air masyarakat tidak saja bisa memenuhi kebutuhan hidupnya, namun juga mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan kesejahteraan melalui bertani maupun berkebun.
Melihat kebutuhan air begitu kompleks, dia berharap ke ketersediaan air menjadi prioritas dalam mengatasi persoalan kesehatan masyarakat salah satunya pengentasan stunting.
"Stunting itu dari kemiskinan kemiskinan itu karena tidak bisa berupaya apa-apa, kalau di daerah kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka adalah bertani," tuturnya.
Di 3 Provinsi yang menjadi wilayah teritorial Kodam 9 Udayana, menurutnya ketersediaan air bersih masih perlu ditingkatkan. Bukan saja di wilayah NTT maupun NTB, Bali sebagai daerah pariwisata, ketersediaan air juga belum tuntas. Khususnya di wilayah Bali Utara.
Terkait hal tersebut dirinya telah membangun titik-titik pompa hidram untuk memunculkan air dan kemudian dialirkan. Program ini sangat bermanfaat bagi kalangan petani, yang selama ini mengalami kendala ketersediaan air untuk ladangnya.
"Saya yakin apa yang sudah kita kerjakan ini bisa dievaluasi dan dikerjakan lebih efektif. Pusat dan Pemda sudah menyatakan akan mendukung kegiatan-kegiatan kita," pungkasnya.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan