Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Temuan Patung Misterius, Ini Sikap Pengempon Pura Pasar Agung
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pengempon dan pengurus Pura Pasar Agung, Desa Sebudi, Selat, Karangasem segera menggelar rapat terkait ditemukannya sejumlah patung misterius yang terpasang di kawasan Pura Tirta Manik Mas jalur pendakian Gunung Agung.
Hal ini disampaikan langsung oleh bagian humas Pura Pasar Agung, I Wayan Suara Arsana saat dihubungi, Rabu (26/01/2022). "Ya menyikapi ditemukannya patung - patung tersebut, dari pihak pengempon dan pengurus Pura Pasar Agung akan segera melaksanakan paruman yang melibatkan Muspika serta lembaga adat lainnya," ujarnya.
Sebelumnya, pria yang juga menjabat sebagai sekretaris PHDI Kecamatan Selat tersebut juga mengatakan bahwa PHDI dan MDA Selat bersama Bendesa Adat Sogra sudah sempat melaksanakan paruman alit pada Selasa (25/01/2022).
Adapun hasil dari paruman tersebut yakni pihak MDA kecamatan akan mencari sumber yang memasang untuk mengetahui tujuan di balik pemasangan patung misterius tersebut karena dalam prosesnya tidak meminta izin kepada pihak pengempon pura.
Sementara itu, dari pihak PHDI Kecamatan Selat menyatakan bahwa patung tersebut tidak sesui dengan pakem dresta Bali dan dresta setempat. Hanya saja untuk bagaimana tindak lanjutnya terkait keberadaan patung tersebut diserahkan kembali kepada pengempon Pura Pasar Agung dan Bendesa Sogra karena menurut Purana Pasar Agung di larang memasang patung apapun atau Pelinggih di atas areal pura pasar agung.
Untuk diketahui, sebelum keberadaan patung - patung tersebut ditemukan, sekitar tanggal 16 Januari 2022 lalu, diketahui sempat ada rombongan pendaki sebanyak 70 orang yang tidak diketahui asalnya naik melalui jalur Pura Pasar Agung, Sebudi sekitar pukul 10.00 WITA dan turun keesokan harinya.
Salah seorang saksi mata menyebutkan dari rombongan tersebut sempat terlihat membawa benda menyerupai patung dengan dipapah menggunakan sebilah bambu (sanan), hanya saja untuk bentuk ataupun jenis patung yang dibawa tersebut tidak diketahui secara pasti.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan