Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Panjang Video TikTok Akan Ditambah Jadi 10 Menit?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
TikTok dilaporkan berencana untuk menambah durasi video pendeknya menjadi 10 menit. Perusahaan bahkan sudah menguji coba durasi ini ke sebagian kecil pengguna.
Dikutip dari 9to5mac, Rabu (23/2/2022), perubahan ini didasarkan karena masing-masing media sosial memiliki platform video pendek sendiri. Misalnya Instagram yang kini memiliki Reels dan baru saja meluncurkannya ke Facebook sebagai aplikasi lintas platform.
Kemudian ada Snapchat yang memiliki Spotlight dan YouTube dengan Shorts. Semua platform ini menghadirkan konten video pendek berdurasi satu menit.
Terlebih konten video pendek makin populer saat ini. Perusahaan riset video Conviva menyatakan bahwa 12 persen video YouTube pada tahun 2021 kini berdurasi kurang dari satu menit.
Berbeda dengan rencana TikTok, pengguna mereka justru tidak suka dengan video berdurasi lebih dari satu menit. Dalam survei internal TikTok, responden menyatakan kalau video lebih dari satu menit membuat mereka stres.
Meskipun video panjang tidak disukai pengguna, TikTok diyakini tetap memperpanjang durasi kontennya. Alasannya tentu untuk meningkatkan pendapatan perusahaan.
"Jika video lima menit membantu TikTok meningkatkan rata-rata jumlah waktu menonton, bahkan dalam beberapa detik, pengiklan mungkin merasa kalau mereka memiliki lebih banyak kebebasan. Teknologi juga selalu mencari pendapatan sebanyak mungkin," kata Karyn Spencer selaku pengamat industri.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan