Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Minyak Goreng Langka, Sembako di Jembrana Mulai Meroket
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah hari raya Nyepi, harga kebutuhan pokok sembako harganya mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Selain itu kelangakaan minyak goreng sawit dalam kemasan semakin sulit didapatkan.
Kenaikan harga paling tinggi seperti cabai dan bawang naiknya hingga di atas Rp10 ribu setiap kilogramnya. Kenaikan harga kebutuhan pokok ini diduga karena cuaca yang membuat petani gagal panen.
Dari pantauan di Pasar Umum Negara, Jembrana kenaikan harga terjadi sejak sebelum Hari Raya Nyepi, namun kenaikan tidak drastis. Namun setelah Hari Raya Nyepi, kenaikan harga mulai melambung tinggi. Seperti di Pasar Umum Negara, sejumlah kebutuhan masyarakat mengalami kenaikan drastis.
Misalnya harga cabai, per kilogram saat ini Rp60 ribu. Selain cabai, harga bawang dari harga Rp23 ribu, setelah hari Raya Nyepi naik menjadi Rp32 ribu. Kenaikan harga cabai ini diduga karena cuaca buruk yang membuat gagal panen.
Dampaknya cabai dari Buleleng dan Bima, NTB, dan juga bawang dari Jawa, pasokan berkurang drastis sedangkan permintaan tinggi. Otomatis harga cabai melambung tinggi.
Hal tersebut diungkapkan salah satu pedagang sembako bernama Safi'i. Menurutnya kenaikan beberapa komoditi seperti cabai, bawang merah dan telur mengalami kenaikan harga sebelum Nyepi.
"Kenaikan harga sudah terjadi sebelum nyepi. Dan setelah nyepi malah justru mengalami kenaikan signifikan," jelasnya.
Sedangkan minyak goreng, hingga kemarin pedagang masih kekurangan stok. Pedagang tidak ada lagi menjual minyak goreng, padahal warga saat ini sudah mulai mencari minyak goreng.
"Lebih baik harga tinggi, tetapi stok banyak. Daripada sekarang, harga murah tapi tidak ada minyak yang dijual," imbuh Safi'i.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun