Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Permintaan Alat Pemanas Air dan Masak Mulai Meningkat
Pariwisata Bali Bergairah
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dibukanya penerbangan ke Bali membuat geliat pariwisata mulai bergerak. Seiring kondisi tersebut, permintaan alat-alat penunjang di industri pariwisata khususnya hotel maupun restoran maupun rumah tangga ikut meningkat.
Salah satunya yakni produk pemanas air atau water heater dan sarana masak-memasak. Dua produk tersebut mulai diminati di industri perhotelan maupun restoran karena mungkin beberapa alatnya ada mulai kurang berfungsi dengan baik mengingat tidak beroperasi dalam kurun waktu lama. Sehingga harus diganti dengan yang baru.
"Ya terlihat memang mulai ada peningkatan permintaan saat ini di Bali," jelas hal tersebut disampaikan, Branch Manager Modena Bali, Harys Hadinata, Jumat (18/3) di Kuta, Badung.
Dirinya mencontohkan, untuk produk Water Heater misalnya, beberapa pelaku usaha bergerak di industri pariwisata (Hotel dan Penginapan) ada melakukan renovasi kamar mandinya.
"Produk Water Heater misalnya, ada beberapa permintaan karena melakukan renovasi pada salah satu kamar mandinya," cetusnya.
Selain itu menurutnya, permintaan produk alat-alat dapur malah mengalami peningkatan juga sejak Pandemi. Hal ini disebabkan adanya perubahan kebiasaan sebagian masyarakat dimana saat sebelum Pandemi biasa menikmati kuliner di luar rumah, tetapi saat ini melakukan aktivitas masak-memasak di rumah saja.
"Alat-alat penunjang aktivitas masak-memasak malah alami peningkatan permintaan mulai kulkas, dispenser dan kompor gas," pungkas Harys.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 538 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 394 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 393 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan