Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Permintaan Alat Pemanas Air dan Masak Mulai Meningkat
Pariwisata Bali Bergairah
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dibukanya penerbangan ke Bali membuat geliat pariwisata mulai bergerak. Seiring kondisi tersebut, permintaan alat-alat penunjang di industri pariwisata khususnya hotel maupun restoran maupun rumah tangga ikut meningkat.
Salah satunya yakni produk pemanas air atau water heater dan sarana masak-memasak. Dua produk tersebut mulai diminati di industri perhotelan maupun restoran karena mungkin beberapa alatnya ada mulai kurang berfungsi dengan baik mengingat tidak beroperasi dalam kurun waktu lama. Sehingga harus diganti dengan yang baru.
"Ya terlihat memang mulai ada peningkatan permintaan saat ini di Bali," jelas hal tersebut disampaikan, Branch Manager Modena Bali, Harys Hadinata, Jumat (18/3) di Kuta, Badung.
Dirinya mencontohkan, untuk produk Water Heater misalnya, beberapa pelaku usaha bergerak di industri pariwisata (Hotel dan Penginapan) ada melakukan renovasi kamar mandinya.
"Produk Water Heater misalnya, ada beberapa permintaan karena melakukan renovasi pada salah satu kamar mandinya," cetusnya.
Selain itu menurutnya, permintaan produk alat-alat dapur malah mengalami peningkatan juga sejak Pandemi. Hal ini disebabkan adanya perubahan kebiasaan sebagian masyarakat dimana saat sebelum Pandemi biasa menikmati kuliner di luar rumah, tetapi saat ini melakukan aktivitas masak-memasak di rumah saja.
"Alat-alat penunjang aktivitas masak-memasak malah alami peningkatan permintaan mulai kulkas, dispenser dan kompor gas," pungkas Harys.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3300 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 774 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 712 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman