Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kapal Muat 3 Ribu Ton Pupuk Karam di Perairan Bima
BERITABALI.COM, NTB.
Diduga akibat adanya kebocoran pada lambung kapal, kapal tongkang Golden Way 2308 karam di perairan Bima, Selasa (22/3).
Lokasi tepat karamnya kapal, di perairan Oi Fanda Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima. Kapal tongkang yang memuat 3000 ton pupuk itu, sedianya akan ke Banyuwangi Jawa Timur.
"Informasi yang kami peroleh, ada kebocoran pada bagian kiri lambung kapal sehingga air masuk melalui buritan," kata Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kasi Humas, Iptu Jufrin.
Awalnya kata Jufrin, informasi ini diketahui dari Personil Sat Pol Airud Polres Bima Kota Patroli laut. Saat itu, ada Informasi dari Basarnas Maumere - NTT bahwa PD TW.0311.1400 Kapal tongkang Golden Way 2308 telah mengalami kecelakaan dan hanyut.
"Atas informasi tersebut, tim langsung menyisir dan menemukan kapal tersebut karam di perairan Oi Fanda," jelas Jufrin.
Kemudian Satuan Polisi Airud Polres Bima Kota, berkoordinasi dengan KSOP Bima serta expedisi atau agen kapal yang ada di Bima yakni PT Anteres Bima Pasifik untuk tindakan evakuasi.
Setelah pihak expedisi pelayaran yang ada di Bima berkomunikasi dengan pihak perusahaan kapal tongkang tersebut, kapal tongkang ditarik menggunakan kapal Tugboat menuju perairan Ule teluk bima.
"Beruntung tidak ada korban jiwa. Sekarang informasinya, kapal sedang diperbaiki," tandas Jufrin.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan