Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Mengenal Penyebab Baby Blues dan Cara Mengatasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Baby blues merupakan sindrom yang muncul pada wanita yang baru saja melahirkan. Bentuknya bisa beragam, dan tentu saja cara menanganinya juga berbeda-beda. Maka dari itu, pada suami atau orang terdekat si ibu wajib mengetahui dengan benar apa itu baby blues dan cara menyikapinya.
Mengenal Apa Itu Baby Blues
Secara umum, baby blues merupakan gangguan suasana hati yang sering dialami oleh ibu pasca melahirkan. Dalam kondisi fisik yang lelah, kondisi emosional dan psikis juga ternyata sangat terpengaruh.
Baby blues biasanya ditandai dengan rasa sedih, cemas, lekas marah, serta menangis tanpa asalan yang jelas. Si ibu kemudian menjadi sering terlihat gelisah dan tak jarang takut untuk menemui buah hatinya sendiri.
Penyebab Baby Blues
Ada beberapa hal yang bisa memicu munculnya baby blues pada ibu yang baru saja melahirkan.
- Perubahan hormon, pasca melahirkan tubuh wanita akan mengalami perubahan hormon yang sangat drastis, serupa dengan perubahan hormon saat masa kehamilan. Perubahan hormon akan memicu perubahan kimia di bagian otak, dan menyebabkan suasana hati yang berubah drastis.
- Adaptasi yang terasa sulit, bersamaan dengan lahirnya sang buah hati, ibu akan memiliki peran dan tanggung jawab yang baru. Keadaan ini perlu pembiasaan dan adaptasi yang tidak mudah, dan tak jarang baby blues muncul sebagai reaksi awal dari adaptasi ini.
- Kurangnya waktu tidur, dikombinasikan dengan rasa lelah dan cemas, menyebabkan ibu memiliki waktu tidur yang berkurang. Hal ini akan membuat dampak baby blues semakin parah, karena tubuh tidak mampu mengisi kembali tenaganya untuk pulih dari kelelahan fisik dan mental.
Ini Cara Mengatasinya
Ketika seorang ibu berada dalam kondisi baby blues, maka dukungan dari orang-orang terdekatnya akan jadi hal yang paling tepat dilakukan. Namun demikian dukungan ini benar-benar harus bersifat positif, agar tidak membuat baby blues makin parah.
- Berbagi cerita, mendengarkan apa yang dirasakan si ibu dengan terbuka dan penuh pengertian menjadi hal terbaik yang bisa dilakukan oleh orang disekitarnya.
- Melakukan aktivitas fisik ringan, untuk si ibu sendiri, baby blues bisa dikurangi dampak buruknya dengan melakukan olahraga ringan, seperti yoga, dan sejenisnya.
- Selain bisa mengalihkan pikiran, ibu juga bisa menjaga kesehatan tubuh dan melepaskan hormon endorfin untuk menjaga suasana hati.
- Istirahat cukup, memulihkan diri pasca melahirkan memang bukan hal yang sederhana. Kombinasi antara pola makan yang sehat dengan waktu istirahat yang cukup adalah yang terbaik, agar kondisi badan lekas pulih.
- Tidak terlalu membebani diri, adanya peran dan tanggung jawab memang suatu hal yang tidak bisa dihindari. Alih-alih memikirkannya terlalu berat, berusaha menjalaninya dengan banyak bertanya dan berbagi bisa jadi solusi untuk ibu dalam menghadapi baby blues ini.
Demikian tadi, sedikit uraian untuk menjawab pertanyaan apa itu baby blues. Semoga bisa menjadi artikel yang berguna, dan jangan ragu mendatangi ahli untuk berkonsultasi masalah ini. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan