Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 15 Juli 2026
Lucinta Luna Habiskan Duit Lebih dari Rp1 Miliar Buat Oplas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Artis Lucinta Luna akhirnya mengungkap nominal uang yang dikeluarkan untuk menjalani operasi plastik. Dia bilang duit yang digelontorkan lebih dari Rp1 miliar. Menurut Lucinta Luna, itu sudah termasuk biaya hidupnya selama di Korea. Dia memang menjalani operasi plastik di sana.
"Kalau masalah biaya sudah pasti di atas harga satu Alphard yah. Belum lagi biaya kita di rumah sakit, makan, hotel selama sepuluh hari aku di situ," ujar Lucinta Luna dalam podcast bersama Atta Halilintar.
"Alphard kan Rp1 miliar. Berarti kamu di atas Rp1 miliar?" tanya Atta Halilintar.
"Iya segitulah," sahut Lucinta Luna.
Pasalnya, Lucinta Luna juga mengajak satu orang untuk mmebantu aktivitasnya selama berada di Korea. Dengan wajah diperban, dia cukup kesulitan untuk bergerak.
"Belum lagi gue bawa orang buat mandiin gue, ngelap-ngelapin, suapin makan. Nggak bisa soalnya hari pertama sampai hari ketiga nggak bisa makan," bebernya.
Atta Halilintar lantas penasaran apakah Lucinta Luna membayar biaya itu secara cash atau tidak.
"Bayar cash?" tanya Atta Halilintar.
"Bayar cash," jawab Lucinta Luna.
Lucinta Luna juga memastikan bahwa dana yang digunakan adalah uang pribadinya. Dia tidak mengenakan kartu kredit.
"Nggak nggak, alhamdulillah," tandas Lucinta Luna.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3687 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1363 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1240 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1180 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1078 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun