Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 15 Juli 2026
Telegram Rilis Fitur Baru, Bisa Ubah Suara Notifikasi Sendiri
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Telegram mengumumkan sederet fitur baru untuk pengguna iOS dan Android.
Salah satunya adalah pengguna bisa mengatur suara notifikasi dari file audionya sendiri.
Mengutip The Verge, Selasa (19/4/2022), Telegram kini mendukung file audio dan voice note dengan ukuran di bawah 300kb dan berdurasi kurang dari lima detik.
Pengguna dapat menentukan audio ke suatu chat tertentu atau grup dari menu Settings > Notifications and Sounds.
Tapi jika pengguna tak memiliki audio yang mau digunakan, mereka bisa menggunakan audio yang sudah disediakan Telegram.
Selain nada notifikasi, Telegram juga meluncuran durasi Mute di chat.
Sebelumnya, pengguna hanya bisa menonaktifkan notifikasi selama satu jam, delapan jam, atau dua hari.
Kini update terbaru bisa memberikan lebih banyak opsi, misalnya hingga 30 menit hingga dua bulan.
Ada pula perubahan soal auto delete timer, di mana pesan bisa menghilang dalam waktu tertentu.
Telegram juga membuat perubahan khusus OS, termasuk fitur terjemahan di aplikasi iOS yang kini mendukung banyak bahasa layaknya versi Android.
Kemudian Telegram juga memperbarui mode Picture-in-Picture, yang mana pengguna bisa memperbesar atau mengecilkan ukuran jendela.
Terakhir, ada fitur emoji makanan baru seperti popcorn hingga pancake. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3687 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1363 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1240 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1168 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1078 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun