Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Strategi Kominfo Cegah Penyebaran Hoaks di Indonesia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menerangkan kalau mereka memiliki tiga strategi untuk memerangi penyebaran hoaks, misinformasi, disinformasi, dan malinformasi.
"Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kominfo menginisiasi tiga lapis strategi di tingkat hulu, tengah, dan hilir untuk memerangi penyebaran hoaks, misinformasi, disinformasi, dan malinformasi," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Usman Kansong, dalam konferensi pers bersama Google, Selasa (19/4/2022).
Pada tingkatan hulu, ungkapnya, pemerintah memberikan literasi digital dan mengedukasi masyarakat untuk menyebarkan informasi akurat dan positif, guna menghentikan penyebaran konten negatif.
"Gerakan ini sangat masif dengan menggandeng berbagai komunitas. Capaian yang ditargetkan adalah 50 juta warga terliterasi hingga 2024," ujarnya.
Di tingkat menengah, lanjut Usman, Kominfo melakukan tindakan serius dan cepat untuk menghapus atau men-takedown akses konten negatif ke situs web platform digital atau akun yang menyebarkan informasi palsu.
"Tidak hanya memanfaatkan mesin crawler yang dimiliki oleh Kementerian Kominfo untuk mendeteksi hoaks, kami juga menyediakan kanal untuk aduan konten negatif dari masyarakat," terang Usman.
Sementara di tingkat hilir, Usman mengatakan, kalau Kominfo melakukan upaya penegakan hukum yang bekerja sama dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Ia mengatakan, tingkat hilir ini dilakukan untuk mendukung lembaga penegak hukum, seperti kepolisian negara republik Indonesia dalam mengambil tindakan yang tepat, guna mencegah penyebaran informasi yang salah dan menyesatkan.
"Ketiga lapis strategi ini dilakukan berkolaborasi dengan media lokal, akademisi, masyarakat siber, dan pihak swasta yang secara masif melakukan kampanye serupa, pendidikan, dan pelatihan literasi digital ke seluruh masyarakat," jelasnya. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4320 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2015 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1875 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1552 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1369 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan