Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 15 Juli 2026
Strategi Kominfo Cegah Penyebaran Hoaks di Indonesia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menerangkan kalau mereka memiliki tiga strategi untuk memerangi penyebaran hoaks, misinformasi, disinformasi, dan malinformasi.
"Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kominfo menginisiasi tiga lapis strategi di tingkat hulu, tengah, dan hilir untuk memerangi penyebaran hoaks, misinformasi, disinformasi, dan malinformasi," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Usman Kansong, dalam konferensi pers bersama Google, Selasa (19/4/2022).
Pada tingkatan hulu, ungkapnya, pemerintah memberikan literasi digital dan mengedukasi masyarakat untuk menyebarkan informasi akurat dan positif, guna menghentikan penyebaran konten negatif.
"Gerakan ini sangat masif dengan menggandeng berbagai komunitas. Capaian yang ditargetkan adalah 50 juta warga terliterasi hingga 2024," ujarnya.
Di tingkat menengah, lanjut Usman, Kominfo melakukan tindakan serius dan cepat untuk menghapus atau men-takedown akses konten negatif ke situs web platform digital atau akun yang menyebarkan informasi palsu.
"Tidak hanya memanfaatkan mesin crawler yang dimiliki oleh Kementerian Kominfo untuk mendeteksi hoaks, kami juga menyediakan kanal untuk aduan konten negatif dari masyarakat," terang Usman.
Sementara di tingkat hilir, Usman mengatakan, kalau Kominfo melakukan upaya penegakan hukum yang bekerja sama dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Ia mengatakan, tingkat hilir ini dilakukan untuk mendukung lembaga penegak hukum, seperti kepolisian negara republik Indonesia dalam mengambil tindakan yang tepat, guna mencegah penyebaran informasi yang salah dan menyesatkan.
"Ketiga lapis strategi ini dilakukan berkolaborasi dengan media lokal, akademisi, masyarakat siber, dan pihak swasta yang secara masif melakukan kampanye serupa, pendidikan, dan pelatihan literasi digital ke seluruh masyarakat," jelasnya. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3687 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1363 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1240 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1135 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1078 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun