Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sopir Bus Maut di Tol Surabaya-Mojokerto Positif Narkoba
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sopir bus PO Ardiansyah yang mengalami kecelakaan maut di Kilometer 712+400 jalur A Tol Surabaya - Mojokerto Senin (17/5) kemarin, dinyatakan positif narkoba. Hal itu berdasarkan hasil tes urine awal yang dilakukan polisi kepadanya.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman, mengatakan hasil tes urine sementara sopir bus Ardiansyah ini dinyatakan mengandung zat sejenis sabu-sabu. Untuk memastikan kandungan tersebut, pihaknya juga akan melakukan uji sampel darah.
"Pengemudi ini menggunakan sejenis sabu. Hari ini kami mengambil darah untuk kita kirim ke Labfor untuk memastikan kandungan apa yang ada pada pengemudi ini. Ini hasil sementara dari tes urine," kata Latif, Selasa (17/5).
Dengan temuan itu, Latif pun berkoordinasi dengan Ditreskoba Polda Jatim. Hal itu dilakukan untuk mendalami terkait dengan asal barang tersebut, kapan sopir menggunakan narkoba dan lain sebagainya.
"Ini lah yang kita dalami, kita serahkan ke resnarkoba, untuk mendalami dia makai dimana penggunaannya dimana dan lain sebagainya," ujarnya.
Meski begitu si supir hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka. Hal ini, kata Latif, karena polisi masih menunggu lengkapnya keterangan para saksi, yang saat ini masih dirawat karena mengalami luka berat.
"Sementara belum ada [status hukum] karena kami menunggu rekomendasi dari dokter. Sementara ini kami secara resmi belum melakukan pemeriksaan. Kami hanya menggali keterangan yang ada," ucapnya.
Bus PO Ardiansyah dengan nopol S 7322 UW membawa 25 penumpang asal Benowo, Surabaya, dari arahJogja menuju Surabaya mengalami kecelakaan di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) Jawa Timur, Senin (16/5).
Diduga sopir bus bernama Ade Firmansyah melaju dengan kecepatan sekitar 100 kilometer per jam di lajur lambat. Namun saat bus tiba di km 712.200 /A, kendaraan oleng ke kiri dan menabrak tiang VMS (Variable Message Sign) di pinggir bahu jalan tol. Bus terpental hingga terguling.
Karena kejadian itu, 13 penumpang tewas ditempat, dan kemudian satu penumpang lainnya meninggal di rumah sakit. Sementara belasan lain mengalami luka berat.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan