Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Jasad Suwitra Akhirnya Ditemukan Mengambang di Tanjung Benoa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tiga hari tenggelam akibat jukungnya dihantam ombak, jasad pemancing I Made Suwitra (25) ditemukan nelayan mengambang di dekat Pertamina Tanjung Benoa, pada Jumat 20 Mei 2022 sekitar pukul 08.45 WITA.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi menerangkan Ketut Suwitra pergi memancing bersama seorang temannya dengan menggunakan jukung sewaan. Mereka berangkat pada Rabu 18 Mei 2022 sekitar pukul 06.00 WITA dari Pelabuhan Tradisional Timur Desa Kelan, Kuta.
Hanya saja, saat akan pergi mencari ikan di laut, jukung yang mereka tumpangi dihempas ombak besar. "Jukung mereka dihantam ombak. Satu selamat dan satu pemancing hilang (Ketut Suwitra)," bebernya pada Jumat 20 Mei 2022.
Dalam pencarian selama 3 hari oleh Tim SAR gabungan, jasad korban ditemukan saksi nelayan Ketut Suwatre (50) dan Komang Artana (32) mengambang di Bouy 8 dekat dengan Pertamina Tanjung Benoa, pada Jumat 20 Mei 2022 sekitar pukul 08.45 Wita.
Selanjutnya jasad korban yang tinggal di Jalan Gunung Atena Br Padang Sumbu Kelod, Padangsambian Kelod Denpasar Barat dievakusi dengan Speed Boat dari Polairud menuju Dermaga Pasiran Pelabuhan Benoa.
Kemudian, sekitar pukul 10.30 WITA, jenazah dibawa menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar menuju kamar jenazah RSUP Sanglah Denpasar.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8185 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5684 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3552 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2403 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan