Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
5 Bahaya Penggunaan Obat Pencahar Secara Berlebihan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Obat pencahar biasanya digunakan seseorang saat sulit buang air besar atau sembelit. Meski efektif, obat pencahar tentunya memiliki efek samping. Lantas, apa bahaya penggunaan obat pencahar secara berlebihan? Mari simak penjelasannya berikut ini.
Diketahui, obat pencahar adalah obat yang digunakan untuk mengobati sembelit. Obat ini bekerja baik dengan merangsang usus bagian bawah atau dengan melunakkan tinja. Namun, pencahar tidak efektif untuk mengontrol berat badan. Terlebih lagi, penyalahgunaan obat pencahar tidak aman dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan jangka pendek dan jangka panjang.
Ada banyak potensi konsekuensi kesehatan jangka pendek dan jangka panjang jika Anda mengonsumsi obat pencahar berlebihan. Melansir dari situs Verywell Health, berikut ini bahaya penggunaan obat pencahar secara berlebihan yang penting untuk diketahui.
1. Diare
Menggunakan obat pencahar secara tidak tepat dapat menyebabkan ketidaknyamanan gastrointestinal, gas, tinja yang encer, dan diare. Mengonsumso pencahar secara berlebihan juga dapat menyebabkan masalah terkait seperti iritasi dubur, infeksi, dan pendarahan saat buang air besar.
2. Dehidrasi parah
Obat pencahar menghilangkan air dan limbah lain dari tubuh yang dapat menyebabkan dehidrasi. Gejala dehidrasi ini meliputi kelemahan otot, pusing, haus, ketidakmampuan untuk buang air kecil, urine berwarna gelap, kebingungan, dan mulut kering. Dalam kasus yang parah, dehidrasi dapat mengancam jiwa.
3. Ketidakseimbangan elektrolit
Penggunaan pencahar berlebihan dapat mengganggu keseimbangan elektrolit (mineral seperti kalium, natrium, dan kalsium) dalam tubuh.
Seiring waktu, ketidakseimbangan elektrolit dapat berdampak negatif pada ginjal dan jantung. Dalam beberapa kasus, kehilangan elektrolit bisa berakibat fatal.
4. Sembelit Kronis dan Ketergantungan Pencahar
Seiring waktu, penggunaan obat pencahar berlebihan dapat memperburuk sembelit. Ini karena obat pencahar dapat membahayakan tonus otot dan respons saraf di usus besar. Orang yang menggunakan obat pencahar berlebihan juga dapat mengembangkan toleransi terhadap obat yang mereka minum, membuat mereka membutuhkan dosis yang lebih tinggi dan lebih tinggi untuk buang air besar.
5. Peningkatan Risiko ISK
Dehidrasi kronis akibat penggunaan obat pencahar berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena infeksi saluran kemih (ISK). Gejala ISK mungkin termasuk rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil, kram perut, darah dalam urin, dan sering ingin buang air kecil.
Demikian pembahasan mengenai bahaya penggunaan obat pencahar secara berlebihan. Selain bahaya yang disebutkan di atas, ada juga bahaya lainnya seperti peningkatan risiko kanker usus besar, kerusakan organ dalam, depresi, pingsan dan lain sebagainya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan