Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Hindari Lonjakan Glukosa dengan Konsumsi 3 Nutrisi Ini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ahli biokimia dan penulis buku Glucose Revolution Jessie Inchauspé mengatakan bahwa mengubah pola makan dapat mengubah hidup.
Pendiri "Glucose Goddess movement" ini mengatakan bahwa urutan makan merupakan kuncinya. Misalnya, makan salad terlebih dahulu, lalu protein, dan diakhiri dengan karbohidrat, dapat menstabilkan lonjakan glukosa.
Lonjakan glukosa terjadi sekitar 30 hingga 60 menit setelah kita makan karbohidrat. Banyak hal yang menentukan seberapa tinggi dan berapa lama lonjakan berlangsung, di antaranya:
- apa yang dimakan dengan atau sebelum asupan karbohidrat
- berapa banyak serat dalam karbohidrat
- kemampuan tubuh untuk mengeluarkan dan menggunakan hormon insulin
Para ilmuwan mengatakan bahwa makanan berserat tinggi, seperti salad, memperlambat kecepatan pengosongan lambung (kecepatan makanan keluar dari lambung).
Jadi, makanan berserat tinggi memperlambat pengiriman glukosa serta nutrisi lain ke usus untuk diserap dalam darah, lapor Science Alert.
Protein dan lemak juga memperlambat pengosongan lambung. Protein dapat merangsang hormon glukagon-like-peptide 1 (atau GLP1).
Ketika protein mengenai sel di usus, hormon tersebut disekresikan, memperlambat pengosongan lambung lebih lama. GLP1 juga memengaruhi pankreas, membantu sekresi hormon insulin membersihkan gukosa dalam darah.
Faktanya, obat yang meniru cara kerja GLP1 (dikenal sebagai agonis reseptor GLP1) merupakan kelas pengobatan baru dan sangat efektif untuk penderita diabetes tipe 2. Namun, jangan terlalu terpaku dalam urutan makanan tertentu.
Tetapi pertimbangkan untuk mengurangi atau menghindari minuman manis serta menambah serat, protein atau lemak ke makanan berkarbohidrat untuk memperlambat kecepatan pengosongan lambung dan menstabilkan lonjakan glukosa.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan