Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 3 Juli 2026
Anak Muda Juga Tak Luput Dari Risiko Serangan Jantung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Serangan jantung identik terjadi pada orangtua yang telah lanjut usia. Tetapi, akibat gaya hidup yang tidak sehat, usia pasien yang terkena serangan jantung makin muda.
"Akhir-akhir ini kami banyak mendapatkan serangan jantung terjadi pada anak muda. Termuda yang saya dapat (pasien) 29 tahun dengan satu faktor risiko, yaitu merokok," kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di RS Awal Bros Pekanbaru dr. Vebiona Kartini Primaputri, Sp.JP., dalam webinar, Rabu (15/6/2022).
Dokter Vebi menyampaikan bahwa pola hidup sehat jadi satu-satunya pencegahan berbagai penyakit, termasuk gangguan di jantung. Sehingga, menjalani pola hidup sehat termasuk juga berhenti merokok dan berolahraga sesuai dengan kemampuan fisik.
Tetapi, risiko terbanyak serangan jantung pada anak muda bukan disebabkan oleh penyakit jantung koroner.
"Yang sekarang lagi agak hits adalah kardiomiopati, yang menyertai infeksi virus lainnya," inbuhnya.
Infeksi virus, seperti Covid-19, bisa sampai menyerang jantung. Oleh sebab itu, gaya hidup bersih dan sehat tetap perlu dilakukan untuk mencegah infeksi.
Dokter Vebi menyampaikan, tanda gangguan pada jantung sebenarnya bisa dirasakan. Seperti tubuh yang mudah lelah dan napas pendek. Apabila hal tersebut sudah terjadi, ia menyarankan untuk segera berobat ke dokter.
"Kalau anak muda yang tadinya sehat, bisa aktivitas dengan intensitas yang baik, kemudian tiba-tiba mengalami gejala capek, biasanya kalau naik turun tangga lantai 3 tanpa sesak, tiba-tiba satu lantai saja sudah ngos-ngosan. Itu harus waspada dan segera periksa ke dokter. Jangan diabaikan kalau ada tanda dan gejala tersebut," pesannya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1068 Kali
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 666 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 382 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun