Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Diminta Ganti Untung Sapi yang Terkena PMK
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, I Wayan Suastika berharap agar dilakukan pendekatan persuasif dan pemahaman khususnya kepada peternak yang sapi-sapinya terserang penyakit mulu dan kuku atau PMK.
Pemerintah juga diharapkan hadir minimal memberikan bantuan semacam kompensasi atau ganti untung kepada peternak yang sapinya mati atau yang harus dieliminasi.
Terkait mencegah penularan PMK lebih masif lagi, ia juga meminta Dinas terkait segera ambil langkah-langkah untuk mencegah penyebaran PMK di Karangasem.
"Dinas terkait harus mulai mengambil langkah yang jelas untuk pencegahan penyebaran PMK agar tidak semakin luas," jelas Suastika, Minggu (3/7/2022).
Dengan ditemukannya kasus PMK yang menyerang ternak Sapi di Kabupaten Karangasem, tentunya diperlukan penanganan yang khusus, mulai dari hewan yang terjangkit hingga penelusuran darimana penyebaran penyakit tersebut sehingga bisa dilakukan upaya - upaya antisipasi.
"Misalnya antisipasi dengan penyemprotan disinfektan di Pasar hewan dan dikandang ternak, jika ada ditemukan kasus khususnya di Pasar Hewan agar dilakukan lookdown selama beberapa hari untuk memutus penularan penyakit tersebut," imbuhnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan