Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Mekanisme Pemisahan Tempat Duduk Pria dan Wanita di Angkot
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bakal mengatur tempat duduk antara penumpang perempuan dan pria di angkutan kota (angkot). Aturan ini buntut kasus pelecehan seksual yang terjadi di sebuah angkot beberapa waktu lalu.
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan mekanisme pemisahan itu. Nantinya, penumpang perempuan akan diarahkan duduk di baris sebelah kiri angkot yang umumnya tersedia empat bangku. Sementara untuk penumpang laki-laki akan duduk di sisi seberangan yang berkapasitas enam orang.
Syafrin mengatakan pihaknya akan menerbitkan petunjuk pelaksana (juklak) terkait kebijakan pemisahan itu pada pekan ini.
"Nantinya dalam juklak akan mengarahkan seluruh operator mikrotrans maupun angkot untuk penumpang yang wanita diprioritaskan duduk di sisi sebelah kiri, sementara yang pria akan diarahkan untuk duduk di sisi sebelah kanan. Sehingga akan ada pemisahan secara fisik, tidak lagi bercampur," kata Syafrin, Senin (11/7).
Dengan kebijakan itu, ia berharap pengemudi angkot mudah mengawasi gerak-gerik penumpang di dalam angkot.
Ia menyebut kebijakan pemisahan itu diambil karena angkot tidak mungkin menerapkan koridor khusus perempuan seperti di bus Transjakarta.
"Kalau di dalam layanan Transjakarta, medium bus, penumpang pria dipisahkan. Demikian pula di big busnya. Ini di angkot tentu untuk memisahkan yang perempuan di depan, yang laki di belakang itu tidak mungkin, karena memang kapasitas angkotnya itu sendiri," tutur Syafrin.
Syafrin menyatakan kebijakan ini akan berlaku untuk seluruh angkot di Jakarta. Saat ini ada sekitar 6.000 angkot di Jakarta, 2.100 di antaranya sudah terintegrasi dengan sistem Jaklingko, sementara 4.000 lainnya belum.
"Seluruh angkot mulai minggu ini. Surat juklak (petunjuk pelaksana) sedang disusun, setelah juklaknya terbit kita akan sosialisasikan kepada operator dan jajaran untuk melakukan penerapan," jelas Syafrin.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan