Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Bawaslu Karangasem Soroti Tentang Kepemilikan Akta Kematian
Uji Petik
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Memasuki tahapan Pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karangasem gencar laksanakan uji petik atas pemuktahiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) yang KPU setiap bulannya.
Ketua Bawaslu Karangasem, I Putu Gede Suastrawan, Kamis (14/7/2022) mengatakan, dalam pelaksanaan uji petik yang dilaksanakan dengan menggunakan metode sampling tersebut, ada beberapa hal ditemukan oleh anggota Bawaslu yang disebar secara acak.
Berdasarkan hasil uji petik, ada beberapa hal menjadi temuan Bawaslu, salah satunya yang perlu mendapat perhatian yaitu masalah kepemilikan akta kematian. Dimana nyaris setiap kali turun masih saja ditemukan pemilih yang dikategorikan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU karena belum memliki akte kematian.
"Kita lakukan pelacakan terhadap data pemilih yang disampaikan oleh KPU setiap bulannya, ketika kita lakukan uji petik dengan metode sampling secara acak, hampir setiap turun kita temukan pemilih yang sudah meninggal di-TMS-kan oleh KPU belum mengurus akta kematian dengan berbagai alasan, namun mereka membenarkan bahwa yang bersangkutan sudah meninggal," ujar Suastrawan.
Untuk uji petik sendiri, dikatakan Suastrawan bertujuan untuk memastikan data dan meningkatkan kualitas data pemilih. Atas temuan tersebut, pihaknya mengaku sudah menyampaikan dalam rapat koordinasi dengan KPU dan sudah disampikan juga kepada pemerintah daerah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan