Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ilmuwan Peringatkan Semburan Langsung Badai Matahari Besok
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Badai Matahari diperkirakan akan menghantam Bumi besok, pada Rabu (20/7/2022), yang dapat mengganggu sinyal GPS dan radio.
Dampak dari semburan Matahari yang diprediksi NASA akan terjadi pada 19 Juli 2022 ini akan menjadi "serangan langsung".
Menurut Dr Tamitha Skov, diprediksi akan terjadi gangguan sinyal di sisi malam Bumi dan mungkin aurora juga akan terlihat di beberapa wilayah.
Namun, ada kemungkinan badai juga dapat terjadi pada akhir pekan ini. Menurut SpaceWeather, badai kelas G1 yang dikategorikan sebagai badai kecil namun dapat berdampak pada operasi satelit ini dapat menghantam Bumi pada 20 Juli atau 21 Juli 2022.
Asal-usul badai berasal dari lontaran massa korona (CME) yaitu pelepasan energi plasma dan magnet yang melompat dari Matahari sejak 15 Juli 2022 oleh filamen magnet yang tidak stabil.
Baca juga:
Rusia Godok Hukum Larang Propaganda LGBT
Letusan ini mampu melepaskan 100.000 kali lebih banyak energi daripada seluruh pembangkit listrik di Bumi yang dihasilkan sepanjang tahun.
Dilansir dari Independent pada Selasa (19/7/2022), badai Matahari yang kuat dapat memiliki efek serius pada aktivitas manusia.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa satelit telah keluar dari orbitnya karena peningkatan aktivitas angin Matahari dan pesawat yang lebih kecil telah hancur akibat angin tersebut.
Baca juga:
London Jadi Salah Satu Kota Terpanas Dunia
Para ilmuwan mungkin memiliki cara untuk memprediksi badai ini. Dengan prediksi tersebut, itu dapat membantu manusia melindungi infrastruktur yang rentan seperti jaringan listrik, peralatan komunikasi, dan internet.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan