Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan 13 Teroris
BERITABALI.COM, DUNIA.
Serangan udara Amerika Serikat di Somalia selama beberapa pekan terakhir menewaskan 13 anggota kelompok teror Al-Shabaab. Hal itu diungkapkan Komando Afrika AS dalam sebuah pernyataan seperti dikutip CNN, Rabu (17/8).
AS melakukan serangan pada hari Minggu untuk mendukung militer Somalia, yang diserang kelompok teror di dekat Teedaan, Somalia. Tidak ada warga sipil yang terluka atau tewas dalam serangan itu.
Pekan lalu, Amerika Serikat melakukan tiga serangan udara terhadap Al-Shabaab di sebelah barat Somalia. Empat anggota Al-Shabaab tewas dalam serangan itu.
Pada bulan Mei, Presiden Joe Biden memutuskan untuk memindahkan pasukan AS ke Somalia untuk mendukung Pemerintah Somalia dan untuk melawan al-Shabaab.
Baca juga:
Turki Serang Perbatasan Suriah, 11 Tewas
Langkah itu membalikkan keputusan mantan Presiden Donald Trump untuk menarik semua pasukan AS dari negara itu.
Pada saat itu, seorang pejabat senior pemerintah mengatakan sekira 500 tentara sedang dikirim kembali ke negara itu. Namun tak diketahui secara pasti jumlah tersebut, hanya ditekankan jumlah tersebut tak melebihi jumlah kontingen sebelumnya yang beranggotakan 750 orang.
Sebuah serangan udara AS pada pertengahan Juli menewaskan dua anggota Al-Shabaab, sementara yang lain pada Juni menewaskan lima anggota organisasi teror.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan