Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Shin Tae-yong Sodorkan Pemain Keturunan di Piala Dunia U-20
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Shin Tae-yong mengaku sudah menyodorkan nama-nama pemain keturunan untuk diproyeksikan tampil di Piala Dunia U-20 2023 kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Namun, nama-nama pemain tersebut masih dirahasiakan.
Sebelumnya ada tiga pemain keturunan yang sempat dijajal kemampuannya oleh Shin Tae-yong. Mereka adalah Jim Croque, Kai Boham, dan Max Christoffel.
Namun, proses ketiganya tidak dilanjutkan karena Shin Tae-yong tidak puas dengan performa tiga pemain tersebut. Kini, juru taktik asal Korea Selatan itu menyodorkan nama baru.
"Saya ajukan ke Ketum (Mochamad Iriawan) hari ini. Pak Ketum akan bicara sudah akan bantu agar prosesnya semakin cepat," kata Shin Tae-yong saat ditemui di Lapangan A, Komplek GBK, Senayan, Selasa (30/8/2022).
Lebih lanjut, Shin Tae-yong berterima kasih karena keinginannya selalu mendapat dukungan dari PSSI dan pemerintah khususnya tentang naturalisasi pemain.
Ia memberikan contoh proses naturalisasi yang dijalani oleh Jordi Amat dan Sandy Walsh. Menurutnya, semua berjalan lancar karena sebentar lagi keduanya resmi menjadi WNI.
"Pertama-tama saya mau berterima kasih kepada ketum dan pemerintah Indonesia serta siapa pun yang terikat dengan naturalisasi pemain senior kemarin," kata Shin Tae-yong.
"Saya melihat semuanya sangat lancar sampai saat ini. Semoga semakin baik ke depan," pungkas mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan