Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Menkominfo Diminta Transparan dalam Kasus Kebocoran Data
BERITABALI.COM, NASIONAL.
ICT Watch mendesak Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mengambil langkah tegas dan terencana terkait kasus kebocoran miliaran data kartu SIM di Indonesia. Kominfo juga diminta transparan membuka hasil penyelidikan kasus tersebut.
Desakan ini disampaikan ICT Watch dalam siaran persnya, Jumat (2/9/2022) menanggapi kasus kebocoran sekitar 1,3 miliar data kartu SIM ponsel di Indonesia. Sebelumnya juga disebut telah terjadi kebocoran data sejumlah perusahaan BUMN seperti Indihome, Jasa Marga dan PLN.
"Mendesak Menteri Komunikasi dan Informatika, sebagai regulator registrasi pelanggan jasa telekomunikasi, untuk segera mengambil sikap dan langkah tegas dan terencana terkait indikasi kebocoran data dari pelanggan telepon seluler prabayar, dan melakukan penyelidikan serta menyampaikan hasilnya secara transparan dan akuntabel kepada publik," demikian bunyi pernyataan ICT Watch.
Dalam siaran pers itu ICT Watch juga meminta para pengelola data pribadi untuk memperkuat infrastruktur teknologi informasi dan layanan.
"Prosedur dan audit keamanan digital berkala adalah keharusan guna menjamin keamanan data pribadi," tekan ICT Watch.
Pemerintah dan DPR juga diminta untuk segera mengesahkan RUU Pelindungan Data Pribadi (RUU PDP) yang nasibnya masih terlunta-lunta.
"Saat ini Indonesia seakan telanjang di era digital dengan rezim arus data lintas batas negara saat ini," bunyi pernyataan lebih lanjut.
DPR pada Agustus kemarin mengatakan bahwa RUU PDP akan disahkan paling lambat pada September 2022. Tetapi hingga hari ini, belum ada kabar lagi tentang rancangan regulasi tersebut.
Sementara soal kebocoran data kartu SIM ponsel, Menkominfo Johnny G Plate mengatakan akan melakukan audit untuk mengecek kebenarannya. Beberapa ahli keamanan siber sebelumnya sudah memeriksa dan memastikan bahwa data-data yang bocor itu valid.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5889 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan