Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pemuda Pakai Baju Adat Mesum di Mobil, PHDI: Pelecehan Simbol
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Video yang mempertontonkan sepasang Pemuda melakukan hubungan intim saat berkendara viral di sosial media. Dalam video berdurasi 29 detik itu kedua orang itu mengenakan busana adat Bali.
Fenomena ini turut menjadi perhatian PHDI Provinsi Bali. Dihubungi sejumlah media nasional, Ketua PHDI Provinsi Bali Nyoman Kenak menyayangkan dokumen tersebut menjadi konsumsi publik.
Menurutnya, aksi tersebut tergolong pelecehan terhadap simbol-simbol Bali. Terlebih jika perbuatan tersebut dilakukan oleh umat Hindu di Bali.
"Di dalam ajaran agama Hindu, sex itu bukanlah hal yang tabu. Namun jika ini dilakukan oleh pasangan yang belum memiliki ikatan menikah tentu hal ini merupakan seks bebas," ujarnya saat diwawancarai Selasa 13 September 2022.
Dari kacamata Hindu, dia menyebut hubungan badan bagi orang yang telah melakukan prosesi pernikahan merupakan hal yang wajib. Namun itu harus dilakukan dengan norma dan etika. Maka dari itu menurutnya seks tidak boleh disalahgunakan.
"Seks itu bagi pasangan suami istri adalah hal yang wajib karena salah satu tujuan kebahagiaan. Itupun harus dilakukan dengan etika dan norma yang berlaku. Pasangan suami istri juga tidak etis melakukan perbuatan untuk dipertontonkan secara umum," tuturnya.
Dia menduga aksi itu dibuat Pemuda hanya untuk sensasi semata. Namun kemudian ini menjadi konsumsi publik, menurutnya tentu akan menimbulkan polemik.
Dia mengajak semua pihak untuk ikut mengawasi pergaulan bagi para pemuda. Terutama bagi kalangan orang tua, Dia mengingatkan agar memberi pemahaman tentang seks itu kepada anak-anak.
Menurutnya edukasi tentang seks selama ini sudah cukup gencar dilakukan oleh pemerintah. Namun untuk mencegah kegaduhan, maka ini menjadi tanggung jawab bersama.
"PHDI dalam hal ini tentu menyayangkan peristiwa ini kembali terjadi. Para pemuda pemudi Hindu harus mengontrol diri. Jangan mengikuti nafsu, yang ujungnya akan merugikan diri sendiri dan lingkungan," ungkapnya.
Pihaknya menyerahkan penindakan terhadap perilaku tersebut kepada pihak berwajib. Kendati demikian dia berharap tidak terjadi hujat-menghujat dalam hal ini. Sebab menurutnya tidak ada yang ingin menjadi dikenal dengan citra yang buruk.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan