Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Piala Dunia 2022 Qatar Dibayangi Isu Pelanggaran HAM
BERITABALI.COM, DUNIA.
Piala Dunia 2022 Qatar dibayangi isu pelanggaran HAM buruh migran. Mulai dari kematian misterius, cacat fisik hingga utang gaji. Hal itu diungkap Amnesty International pekan lalu. Sehingga ini menyebabkan para pendukung Piala Dunia dan FIFA harus ikut bertanggung jawab.
Hanya hanya kemarin, pemerintah Qatar telah berulang kali menghadapi kritik atas kondisi pekerja migran yang memprihatinkan. Padahal mereka turut membangun infrastruktur Piala Dunia.
Dikutip dari france24, Qatar telah menghadapi tuduhan kematian dan cedera yang tidak dilaporkan di antara pekerja migran.
Selain itu gaji para buruh kasar itu belum dibayar. Hanya saja Pemerintah Qatar sudah menyoroti isu itu.
Dalam sebuah wawancara dengan majalah Prancis Le Point, penguasa Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani mengatakan dia bangga dengan langkah-langkah yang diambil emirat untuk menjaga kesejahteraan pekerja.
Baca juga:
Harga Bir di Piala Dunia 2022 Qatar Melonjak
"Kami memahami bahwa kami memiliki masalah dengan pekerjaan di lokasi konstruksi dan kami mengambil tindakan tegas dalam waktu singkat," kata emir hanya dalam wawancara ketiganya sejak ia naik takhta pada 2013.
Dia mengklaim akan menghukum pihak pengusaha yang lalai memperkerjakan pekerja migran.
"Kami telah mengubah undang-undang dan kami menghukum siapa pun yang melecehkan seorang karyawan. Kami telah membuka pintu bagi organisasi non-pemerintah dan kami bekerja sama dengan mereka. Kami bangga akan hal itu," kata dia.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan