Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 15 Juli 2026
Ingin Hajar Putin, Wanita Ukraina Ramai-Ramai Masuk Militer
BERITABALI.COM, DUNIA.
Wanita Ukraina mulai memilih untuk bergabung dengan militer. Hal ini dilakukan untuk memperkuat negara itu yang sedang berperang dengan Rusia.
Sejak serangan Rusia ke Ukraina, jumlah wanita yang secara sukarela bergabung dengan militer Ukraina telah melonjak. Ada sekitar 50.000 wanita yang bertugas di angkatan bersenjata Ukraina dalam peran tempur dan non-tempur, di mana sekitar 10.000 di antaranya saat ini berada di garis depan perang.
Salah satu wanita Ukraina yang bergabung adalah Diana. Wanita berusia 23 tahun itu bahkan telah menjalankan latihan untuk membentuk formasi menyerang. Ia juga telah diberi mandat untuk memberikan aba-aba terhadap pasukan lainnya.
"Saya tidak berpikir saya akan berada di militer ketika saya tumbuh dewasa," kata Diana kepada Al Jazeera, dikutip Senin (19/9/2022).
"Seperti setiap gadis kecil, saya hanya ingin menjalani kehidupan yang bahagia, bekerja untuk dapat melakukan perjalanan dan melihat dunia."
Saat tank-tank Rusia meluncur menuju Kyiv pada hari-hari awal perang, saudara laki-laki Diana mendaftar untuk berperang melawan pasukan Moskow. Ini juga kemudian mendorongnya untuk bergabung dalam posisi tempur.
"Saya tidak bisa hanya tinggal di samping, jadi saya bergabung dengannya," tambahnya.
Layanan militer di Ukraina untuk wanita bersifat sukarela, tetapi pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mewajibkannya bagi wanita dengan keahlian tertentu. Meski begitu, keputusan ini kemungkinan belum akan diketok hingga tahun depan.
Salah satu wanita dengan keahlian khusus ini adalah Natalia. Wanita berusia 38 tahun ini sebelumnya merupakan suster. Saat perang, ia bergabung dengan militer dan ditempatkan sebagai medis.
"Saya ingin berada di garis depan perang ini karena saya ingin membantu tentara yang saya layani," kata Natalia, setelah berlatih simulasi memasang torniket di kaki prajurit yang terluka.
"Kita perlu memenangkan perang ini sesegera mungkin dan kembali ke perdamaian karena kota-kota kita dihancurkan dan orang-orang terbunuh - pria dan wanita. Cukup sudah."(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3688 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1363 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1242 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1220 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1079 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun