Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Angka Pengangguran di Denpasar Menurun Jadi 7,02 Persen
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kota Denpasar melalui Dinas Ketenagakerjaan kembali menggelar job fair yang ke-16. Setelah 2 tahun sempat dilakukan secara online karena pandemi, tahun 2022 ini job fair diselenggarakan di Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang, Denpasar.
Job fair kota Denpasar tahun ini adalah yang ke 16 berlangsung selama 2 hari dari tanggal 20 sampai dengan 21 September 2022. Dalam event yang diadakan setiap 1 tahun sekali ini melibatkan sekitar 30 perusahaan untuk ikut berpartisipasi.
Industri tersebut diantaranya seperti sektor perbankan, retail, pariwisata, logistik dan teknologi digital. Perusahaan tersebut rata-rata sudah berskala nasional dan beberapa ada juga yang masih berskala daerah.
Kadis Disnaker Denpasar Ir.Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta W.MT yang ditemui pada 21 September 2022 menjelaskan bahwa angka pengangguran yang ada di kota Denpasar sudah berangsur menurun dibandingkan pada masa pandemi lalu yaitu dari 7.26% menjadi 7.02%.
Dia berpesan kepada masyarakat yang sedang melamar kerja agar mempersiapkan diri seperti meningkatkan skill bahasa Inggris, kompetensi pada bidang yang dituju serta yang tak boleh ketinggalan adalah semangat daya juang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4482 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2297 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1869 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1579 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1026 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun