Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Unilever Tarik Produk Dry Sampo, Diduga Picu Kanker
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Unilever baru-baru ini menarik produk dry shampoo dan sampo kering di Amerika Serikat. Sejumlah sampo kering aerosol Dove, Nexxus, Suave, TIGI, dan TRESemmé ditarik karena disebut mengandung benzena yang berisiko menyebabkan kanker.
Penggunaan dry shampoo sendiri memang menjadi andalan bagi beberapa orang yang terburu-buru. Penggunaannya yang mudah dan cepat, membuat seseorang tidak perlu berlama-lama untuk mengurusi rambutnya ketika berpergian. Namun, apa sih sebenarnya dry shampoo dan bagaimana cara menggunakannya?
Apa itu dry shampoo
Melansir WebMD, dry shampoo merupakan produk yang dinilai dapat menyerap kotoran, minyak, dan lemak di kulit kepala tanpa harus mencucinya. Biasanya, dry shampoo ada dalam bentuk botol semprot.
Ketika menggunakannya, rambut seseorang yang sebelumnya lembab akan dapat kering dan bergelombang secara instan. Hal ini berbeda jauh dengan sampo biasa yang harus menggunakan air dan mencucinya.
Cara menggunakannya
Untuk menggunakannya seseorang dapat menyemprotkannya ke bagian rambut. Caranya yaitu dengan memegang botol tidak terlalu jauh dan dekat lalu semprotkan seperlunya. Setelah itu, usap rambut dengan jari agar dry shampoo yang disemprotkan merata.
Para ahli merekomendasikan untuk menggunakannya tidak lebih dari 2 hari berturut-turut. Selain itu, penggunaan dry shampoo juga tidak direkomendasikan secara 3 bulan berturut-turut. Hal ini untuk menghindari rusaknya kulit kepala akibat residu yang muncul.
Penarikan produk
Sementara itu, terkait beberapa produk yang ditarik ini karena adanya kandungan benzena di dalamnya. Benzena termasuk ke dalam zat pemicu kanker (karsinogenik). Paparan benzena dikatakan dapat menyebabkan kanker seperti leukimia. Masuknya benzena ke dalam tubuh juga bisa disebabkan beberapa faktor, mulai dari inhalasi, oral, maupun paparan kulit.
Penggunaan sampo dengan karsinogen sangat berbahaya. Mengutip Hellosehat, karsinogen dapat bekerja dalam banyak cara, yaitu langsung merusak DNA dalam sel sehingga menyebabkan kelainan pada sel normal.
Selain itu, berbagai zat karsinogen juga menyebabkan kerusakan sel yang mengakibatkan sel-sel membelah lebih cepat. pada akhirnya sel tersebut dapat mengakibatkan berkembangnya penyakit kanker.
Meski demikian, beberapa produk yang ditarik tersebut tidak ada di Indonesia. Hal ini telah disampaikan oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Reri Indriani.
“Untuk yang sampo Dove, TRESemmé, dan lain-lain itu kami sudah melakukan penelusuran dan pengecekan. Produk tersebut tidak terdaftar di Indonesia,” ungkap Reri dalam dalam konferensi pers Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI), Selasa (25/10/2022).
Reri mengatakan, pihaknya akan selalu melakukan pengecekan terhadap berbagai produk yang dijual. Jika ditemukan beberapa kandungan terlarang, BPOM akan segera melarang penjualan di pasaran.
“Kami tetap akan melakukan pengecekan karen kami memang biasanya akan melarang menjual di pasaran jika ada kandungan yang dilarang. Tapi untuk produk yang ini tidak ditemukan,” tutup Reri.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan