Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Polisi Usut Penyebab Meninggalnya Aktivis Papua Filep Karma
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polisi masih menyelidiki penyebab meninggalnya aktivis Papua Filep Karma. Filep ditemukan tak bernyawa di Pantai Base G, Jayapura, Papua, Selasa (1/11) dan jenazahnya telah dibawa ke RS Bhayangkara Jayapura untuk proses autopsi.
"Kasus ini sudah ditangani oleh Satuan Reskrim Polresta Jayapura Kota dan akan dilaporkan jika sudah mendapatkan hasil lengkap," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangannya.
Kamal turut mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi buntut peristiwa ini. Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri kepada telah mengonfirmasi temuan jasad Filep Karma di pantai Base G Jayapura.
Terpisah, Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib menyebut jenazah Filep Karma ditemukan oleh nelayan di sekitar kampung Base G.
"Almarhum di temukan oleh nelayan di sekitar kampung Base G. Almarhum lengkap dengan pakaian selam," kata Timotius saat dihubungi.
Sementara itu, Ketua Komnas HAM Papua Frist Ramandey menduga Filep meninggal dunia saat melakukan penyelaman dan terbawa arus. Kendati demikian, Frist mengatakan pihaknya masih mendalami soal dugaan meninggalnya Filep.
"Dugaan awal dia lagi menyelam terbawa arus. Tapi masih kita dalami dulu ya soal ini. Ditemukan tadi pagi subuh," kata Frist.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan