Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Polisi Usut Penyebab Meninggalnya Aktivis Papua Filep Karma
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polisi masih menyelidiki penyebab meninggalnya aktivis Papua Filep Karma. Filep ditemukan tak bernyawa di Pantai Base G, Jayapura, Papua, Selasa (1/11) dan jenazahnya telah dibawa ke RS Bhayangkara Jayapura untuk proses autopsi.
"Kasus ini sudah ditangani oleh Satuan Reskrim Polresta Jayapura Kota dan akan dilaporkan jika sudah mendapatkan hasil lengkap," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangannya.
Kamal turut mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi buntut peristiwa ini. Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri kepada telah mengonfirmasi temuan jasad Filep Karma di pantai Base G Jayapura.
Terpisah, Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib menyebut jenazah Filep Karma ditemukan oleh nelayan di sekitar kampung Base G.
"Almarhum di temukan oleh nelayan di sekitar kampung Base G. Almarhum lengkap dengan pakaian selam," kata Timotius saat dihubungi.
Sementara itu, Ketua Komnas HAM Papua Frist Ramandey menduga Filep meninggal dunia saat melakukan penyelaman dan terbawa arus. Kendati demikian, Frist mengatakan pihaknya masih mendalami soal dugaan meninggalnya Filep.
"Dugaan awal dia lagi menyelam terbawa arus. Tapi masih kita dalami dulu ya soal ini. Ditemukan tadi pagi subuh," kata Frist.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun