Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Dibeli Elon Musk, Twitter Ramai-ramai Ditinggalkan Pengiklan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Twitter diperkirakan bakal kehilangan lebih banyak uang di masa depan. Pasalnya, beberapa perusahaan bakal menghentikan iklan berbayar di media sosial yang sudah dibeli Elon Musk itu.
Contohnya ada Volkswagen, pembuat mobil asal Jerman yang juga terbesar di Eropa. Penangguhan iklan berbayar Twitter termasuk juga Skoda, Jetta, Audi, Lamborghini, Bentley, Porsche, Ducati, Scania, MAN dan merek lainnya.
"Kami memantau situasi dengan cermat dan bakal memutuskan tindakan kami selanjutnya berdasarkan perkembangan," kata Volkswagen, dilansir dari Gizchina, Senin (7/11/2022).
Volkswagen bukan satu-satunya produsen mobil pertama yang menangguhkan iklan di Twitter. Produsen mobil asal Amerika Serikat, General Motors juga melakukan hal yang sama sekitar minggu lalu.
General Motors mengatakan kalau untuk sementara mereka menghentikan iklan berbayar di Twitter usai diambil alih Elon Musk. Perusahaan lain yang tak lagi iklan di Twitter mencakup General Mills, Mondelez International, hingga Pfizer.
Juru bicara General Mills, Kelsey Roemhildt mengkonfirmasi bahwa perusahaan telah menangguhkan iklan di Twitter. Ia mengaku, mereka akan terus fokus pada keputusan baru ini dan mengevaluasi biaya pengeluaran untuk marketing seperti biasa.
Diduga kalau beberapa pengiklan khawatir apabila Musk dapat melonggarkan moderasi konten. Mereka cemas kalau kebijakan ini akan memperbanyak konten negatif di Twitter.
Untuk sementara sudah ada 20 klien yang telah menghentikan biaya iklannya di Twitter. Beberapa pengiklan mengklaim kalau mereka dapat mengalihkan biaya iklan dari Twitter ke platform teknologi lainnya.
Sementara itu, Elon Musk juga berupaya untuk mempertahankan bisnis periklanan Twitter. Dia meyakinkan pengiklan bahwa media sosial itu masih aman.
Elon Musk pun sudah mengadakan beberapa pertemuan dengan pengiklan. Dia juga bakal terus bertemu dengan lebih banyak perusahaan iklan terbesar di dunia.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan