Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Google Akan Sajikan Statistik hingga Skor Real Time Piala Dunia 2022
BERITABALI.COM, DUNIA.
Google telah melakukan pembaruan demi memudahkan para pecinta sepak bola menyaksikan Piala Dunia 2022, yang akan akan berlangsung di Qatar pada 20 November sampai 18 Desember 2022.
Untuk mencari informasi Piala Dunia 2022 di Google, pecinta sepak bola dapat melihat kolom khusus di bagian atas yang menampilkan jadwal pertandingan, tanggal, dan waktu penayangan.
Saat membuka mesin pencarian Google baik dari ponsel, browser atau aplikasi Google, pengguna akan memiliki opsi untuk mengatur pemberitahuan untuk tim tertentu, dengan mengetuk ikon "lonceng" di sudut kanan atas layar dan kemudian memilih tim yang ingin diikuti.
Selain itu, seperti dilansir dari Engadget, Jumat (11/11/2022), kamu juga dapat mengikuti skor secara real time dengan mengetuk pertandingan yang ingin diketahui hasil pertandingannya.
Namun, fitur pemberitahuan sepertinya tidak tersedia saat membukanya dari desktop. Tetapi Google akan menampilkan pemberitahuan seperti statistik dan peluang menang di seluruh perangkat.
Saat pertandingan dimulai, kamu juga dapat menonton video rekap dari FIFA+, layanan streaming asosiasi, dan penyiar resmi Piala Dunia 2022.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun