Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Banyak Karyawan Ogah WFO, Twitter Tutup Kantor
BERITABALI.COM, DUNIA.
Twitter memutuskan menutup kantor selama sepekan dan akan membukanya kembali pada Senin (21/11).
"Twitter baru saja memberi tahu para karyawannya bahwa efektif dan segera, semua gedung kantor ditutup sementara dan kartu akses ditutup," ujar Zoe Schiffer, managing editor Platforme dalam cuitnya, dikutip dari The Guardian, Jumat (18/11/2022).
Dalam hal ini, tidak diketahui pasti apa alasan Twitter menutup kantor mereka selama satu minggu. Namun, Schiffer berasumsi bila keputusan tersebut dilakukan oleh Musk karena khawatir akan adanya sabotase yang dilakukan oleh karyawan.
"Kami mendengar ini karena Elon Musk dan timnya takut karyawan akan menyabotase perusahaan. Selain itu, mereka masih mencoba mencari tahu pekerja Twitter mana yang harus mereka potong aksesnya," ungkap Schiffer.
Diketahui sebelumnya, Elon Musk telah melarang karyawan Twitter bekerja dari jarak jauh.
Pemilik baru Twitter ini mengatakan mereka perlu menghabiskan 40 jam seminggu di kantor kecuali jika dia memberikan izin langsung. Kebijakan ini nampaknya mengundang reaksi keras dari para karyawan.
Bahkan, dikabarkan banyak karyawan yang lebih memilih untuk mendapatkan pesangon daripada harus melanjutkan kerja di Twitter.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan