Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Peringatan Tsunami Gempa Solomon Dicabut, Warga Sempat Panik
BERITABALI.COM, DUNIA.
Peringatan tsunami akibat gempa dengan magnitudo 7,0 yang mengguncang Kepulauan Solomon pada Selasa (22/11), dicabut tak lama setelah dikeluarkan. Para warga Kepulauan Solomon dilaporkan sempat panik usai gempa magnitudo 7,0 dan sempat berpotensi tsunami.
Namun, Layanan Meteorologi Kepulauan Solomon memastikan tak ada ancaman tsunami akibat gempa tersebut.
"Tidak ada peringatan tsunami Pulau Solomon setelah gempa M7,0," demikian pernyataan Layanan Meteorologi Kepulauan Solomon, Selasa (22/12).
Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 7,0 dilaporkan terjadi di sekitar 16 kilometer barat daya daerah Malango.
Pihak berwenang di Kepulauan Solomon pun mengimbau warga untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi.
"Orang-orang disarankan untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi sekarang," kata juru bicara dari kantor Perdana Menteri Manasseh Sogavare, George Herming, kepada Reuters.
Dia mengatakan situasi gempa di Solomon itu sempat membuat warga panik. Gempa disebut menjatuhkan berbagai barang dan membuat meja kantor serta komputer terlempar ke berbagai arah.
"Meja kantor dan komputer terlempar ke mana-mana. Itu sangat menakutkan," katanya.
Meski begitu, tak ada laporan kerusakan parah pada bangunan di pusat Honiara, ibu kota Kepulauan Solomon itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan