Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Kantongi Nama KSAL Pengganti Yudo: Dari Bintang Tiga TNI AL
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo mengaku sudah mengantongi nama calon Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) pengganti Laksamana Yudo Margono yang menjadi Panglima TNI. Jokowi mengatakan calon KSAL berasal dari bintang tiga di matra Angkatan Laut.
"Secepatnya, sudah-sudah calonnya yang jelas bukan dari bintang satu, bukan dari bintang dua, tetapi dari bintang tiga," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (19/12).
Jokowi memastikan bakal segera melantik KSAL yang baru apabila sudah diputuskan.
"Nanti kalau sudah, nanti akan segera kita lantik," ucapnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, setidaknya ada sembilan perwira tinggi bintang tiga di TNI AL. Mereka adalah Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Staf TNI AL.
Lalu ada Pangkoarmada RI Laksamana Madya Herru Kusmanto, Laksamana Madya Nurhidayat yang saat ini menjabat Komandan Pushidrosal. Selanjutnya Letnan Jenderal (Mar) Suhartono yang saat ini menjabat sebagai Komandan Kodiklatal, Letnan Jenderal (Mar) yang saat ini menjabat Irjen TNI.
Kemudian Pangkogabwilhan I Laksamana Madya Muhammad Ali, Kepala Bakamla Laksamana Madya Aan Kurnia, Sekjen Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Laksamana Madya Harjo Susmoro dan Rektor Unhan Laksamana Madya Amarulla Octavian.
Sementara itu, peneliti Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mengatakan ada beberapa orang jenderal bintang tiga di TNI AL yang akan pensiun. Mereka adalah Wakasal Ahmadi Heri Purwono, Pangkogabwilhan M. Ali, Pangkoarmada Herru Kusmanto, Danpushidrosal Nurhidayat, Rektor Unhan Amarulla Octavian, dan Dankodiklatal Soehartono.
"Kita harus tetap mengingatkan bahwa usia, masa aktif, durasi kepemimpinan dan regenerasi juga merupakan aspek penting yang tak boleh luput dari pertimbangan," kata Fahmi.
"Penting bagi pejabat KSAL nantinya untuk memiliki ruang dan waktu yang lebih longgar dalam menjalankan agenda-agendanya yang berkaitan dengan pembinaan kemampuan dan kekuatan TNI AL ke depan," sambungnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan