Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Hasil Autopsi: Peluru Briptu ER Tembus Hati dan Tulang Warga di NTT
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tim forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Kupang selesai melakukan autopsi terhadap jenazah Fernandus Lango Bili, warga di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tewas tertembak Briptu ER, anggota Polres Sumba Barat. Hasil autopsi sementara yang disampaikan tim forensik terdapat satu lubang luka tembak masuk di perut sebelah kanan bagian bawah berdiameter 0,3 centimeter.
Dari hasil pemeriksaan dalam, tim forensik menemukan lubang yang menembus dinding rongga perut terus masuk menembus hati dan terus mengenai tulang belakang.
"Luka masuk terus menembus dinding perut, terus masuk menembus bagian hati, terus mengenai tulang belakang bagian lumbal V," kata Kasubbid Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang, AKBP. Eddy Hasibuan.
Dia menjelaskan hasil autopsi juga ditemukan proyektil di bagian lumbal kelima di korpus ileum.
"Ukuran proyektil panjang 1,3 cm dengan diameter 0,3 cm atau proyektil (senjata) kaliber 9,9 mm," kata Eddy.
Dia menjelaskan sebelum dilakukan pemeriksaan dalam, tim forensik terlebih dahulu melakukan foto rontgen terhadap jenazah korban untuk mengetahui posisi proyektil.
Sementara hasil pemeriksaan luar ditemukan adanya luka terbuka berbentuk lubang dengan dia meter 0,3 centimeter. Luka tersebut kata Eddy berada di perut kanan bawah.
"Lima centimeter dari garis tengah tubuh depan bagian kanan", jelas Eddy.
Eddy menjelaskan dari hasil pemeriksaan luar tersebut bisa dipastikan bahwa jarak tembak sangat dekat.
"Pada saat pemeriksaan luka, ditemukan luka tembak masuk jarak dekat di perut kanan," kata Eddy.
Peristiwa penembakan yang dilakukan Briptu ER yang menewaskan Ferdinandus Lango Bili (27) terjadi pada Sabtu (7/1) dinihari sekitar pukul 00.15 Wita di teras rumah Januar Maulogo Ratu alis Feki yang sedang menggelar pesta ulang tahun.
Penembakan itu dilakukan Briptu ER saat bercanda dengan korban usai menenggak minuman keras (miras) dengan menodongkan senjata ke arah korban. Tapi senjata HS-9 tersebut tiba-tiba meletus dan peluru pun menembus perut korban.
Korban yang terkena tembakan di bagian perut lalu jatuh tidak sadarkan diri. Dia langsung dibawa ke Rumah Sakit Kristen Lende Moripa, oleh Briptu ER dan saksi lainnya tetapi nyawa korban tidak bisa diselamatkan lagi. Korban dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (7/1) pukul 01.30 WITA.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5560 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3487 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2345 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan